Layanan Ekspedisi J&T Express Mengecewakan

Penulis: Felix Yanuar KY Kompleks Griya Permata Petir, Cipondoh, Tangerang Pada: Sabtu, 09 Jun 2018, 15:30 WIB Surat Pembaca
Layanan Ekspedisi J&T Express Mengecewakan

jet.co.id

PADA Senin (16/4) saya mengirimkan paket dari Bukalapak berupa telepon seluler HP Xiaomi Redmi 5+ menggunakan jasa ekspedisi J&T Express dengan nomor resi JB0001169166. Pada Selasa (17/4), status tracking tersangkut di JKS_TRANSIT_CENTER.

Setelah menunggu seminggu tidak ada progres, saya pun mengajukan komplain ke pihak J&T Express. Saya dijanjikan dihubungi pihak terkait. Namun, setelah beberapa hari tidak ada telepon dari pihak J&T Express. Kemudian saya melapor ke pihak Bukalapak.

Pada Selasa (8/5), pihak Bukalapak menginformasikan kalau paket dinyatakan hilang. Setelah itu saya melampirkan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk klaim seperti yang diinformasikan Bukalapak, yaitu KTP, resi asli, dan invoice kepada pihak J&T Express.

Kemudian, saya mendapat informasi dari agen J&T Express tempat saya mengirimkan paket saya harus melampirkan berita acara kehilangan dari Kepolisian. Sebenarnya yang menghilangkan paket itu saya atau pihak J&T Express? Kenapa saya yang harus buat berita acara kehilangan?

Sampai saat ini saya menuliskan surat pembaca ini (8/6) tidak ada satu pun telepon dari pihak J&T Express dan tidak ada kelanjutan proses klaim asuransi saya. Terlihat sangat tidak profesional kerja tim J&T Express. Uang asuransi mau diterima, tapi proses klaim kustomer dipersulit. Buat apa ada fitur asuransi, tapi kalau tidak bisa diklaim? Mana janji pihak J&T Express yang mau menelepon saya? Saya menunggu tanggung jawab dari pihak J&T Express dan rasanya cukup sekali saja menggunakan jasa perusahaan ini.

Kirimkan keluhan dan komentar Anda tentang pelayanan publik ke e-mail: forum@mediaindonesia.com

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More