Penerbangan Komersial Perdana di Kertajati Disambut Antusias

Penulis: (UL/N-1) Pada: Jumat, 08 Jun 2018, 23:45 WIB Nusantara
Penerbangan Komersial Perdana di Kertajati Disambut Antusias

ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

PENERBANGAN komersial perdana di Bandara Internasional Kertajati, Jawa Barat, Jumat (8/6) mendapat sambutan antusias dari sejumlah penumpang. Sebagian penumpang berangkat lebih awal dengan alasan ingin menikmati fasilitas bandara dan ada yang takut kena macet di perjalanan.

“Saya sempat kaget dengan antusiasme penumpang yang ingin mudik melalui Bandara Kertajati,” ungkap Direktur Utama Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Virda Dimas Ekaputra.

Penumpang asal Bekasi berangkat dari rumah pukul 22.00 WIB (Kamis, 7/6) dan tiba di Bandara Kertajati pukul 00.30 WIB. Di bandara, calon penumpang tersebut beristirahat di mushala bandara. “Alasannya khawatir mengalami macet di perjalanan,” ungkap Virda.
Padahal, lanjut Virda, di bandara belum ada apa-apa, termasuk kantin belum buka. Karena itu, Virda langsung meminta santap sahur disiapkan untuk calon penumpang itu.

Kemarin maskapai Citilink Indonesia memulai penerbangan perdana di Bandara Kertajati dengan tujuan Surabaya. Pada penerbangan perdana ini, pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG 9820 dari Bandara Juanda lepas landas pukul 05.00 WIB dan tiba di Kertajati pukul 06.15.

Rute sebaliknya yaitu Kertajati-Surabaya dengan nomor penerbangan GQ 9821 berangkat pukul 07.25 dan tiba Surabaya pukul 08.55. Penerbangan komersial perdana ini ditandai dengan pengalungan bunga oleh pihak BIJB, PT Angkasa Pura, dan Citillink Indonesia kepada penumpang.

“Kesan yang saya terima dari penumpang katanya oke, tempat dan waktu mendaratnya enak. Ketika take off lagi tidak ada kendala,” ungkap Virda. Namun, untuk mudik lebaran 2018 ini, BIJB Kertajati belum menargetkan jumlah penumpang.

Saat ini pihak pengelola masih berupaya mengenalkan kondisi BIJB Kertajati kepada penumpang. Dalam operasionalnya, BIJB Kertajati menargetkan penumpang utama dari Cikarang, Karawang, Purwakarta, hingga Brebes dan Tegal di Jawa Tengah, termasuk di Cirebon. Potensi tersebut ditunjang kemudahan akses bandara melalui tol Cipali.(UL/N-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

BEBERAPA waktu lalu, nama Bung Hatta kembali ramai dibicarakan publik. Berawal dari pernyataan Koordinator Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar, di sebuah video yang mengatakan kalau cawapresnya, Sandiaga Uno adalah sosok baru dari Bung Hatta. Hal itu langsung menuai keberatan dari cucu Bung Hatta, Gustika Jusuf Hatta. Sebelumnya, kubu Prabowo-Sandiaga juga sempat menyandingkan nama pahlawan seperti Cut Nyak Dien dan Kartini dengan Ratna Sarumpaet dan Neno Warisman. Setujukah Anda apabila pahlawan dijadikan komoditas politik guna meraih simpati masyarakat?





Berita Populer

Read More