Ngabuburit di La Piazza

Penulis: Rizky Noor Alam Pada: Minggu, 03 Jun 2018, 13:05 WIB Weekend
Ngabuburit di La Piazza

MI/PIUS ERLANGGA

PULUHAN stan makanan semakin sore semakin ramai didatangi pengunjung. Apalagi mendekati waktu berbuka puasa. Setidaknya ada 60 stan yang turut serta di Festival Kuliner Ngabuburit di La Piazza, Summarecon Kelapa Gading. Ada 35 stan yang berbentuk booth, 23 stan gerobak, dan 2 stan warteg, semuanya menjajakan beragam menu andalannya masing-masing bagi para pengunjung.

Nampak dari pandangan Media Indonesia terdapat stan Ayam Taliwang Seruni dan Ayam Pedas Bali, Bagoja, Bakmi Mercon Ha El, Bakso Bakwan Malang Cak Jambul, Bakso Tsumsum Mejiku, Bakso Aci Bandung, Bebek H Endin, Es Campur Jelly Pluit Acen, Es Pisang Ungu dan Aneka Es Durian, Gulai Tikungan Blok M, Aneka Kolak, Es Cendol Elizabeth, dan banyak lagi.

Media Indonesia pun tertarik mencicipi sejumlah hidangan yang nampak ramai digandrungi pengunjung. Untuk menyegarkan dahaga saat berbuka, Anda bisa mencoba Es Pisang Ungu.

Secara umum ini sama dengan Es Pisang Ijo. Namun, adonan yang membalut pisang menggunakan ubi ungu sebagai campurannya sehingga memberikan warna yang berbeda.

Tentunya tidak kelupaan parutan es, sirup, dan santan sehingga hidangan ini menyajikan rasa gurih dari santan dan menyegarkan. Pisangnya pun lembut dan manis.

Hidangan lain yang menarik perhatian ialah susu goreng. Susu yang dipadatkan dibalut dengan adonan tepung dan digoreng. Susu yang sudah digoreng itu disajikan dalam mantau, disiram dengan gula merah cair, lalu ditaburi dengan bubuk gula merah.

Rasanya cukup unik. Perpaduan gurih dan manisnya pas, mantaunya pun lembut dan susunya meleleh memenuhi mulut saat digigit dari balutan adonan yang renyah.

Bakso

Setelah menyegarkan diri dengan sejumlah minuman segar. Saatnya menyantap makanan yang lebih berat.

Mata Media Indonesia tertuju kepada satu stan yang antreannya cukup panjang. Stan itu ialah Bakso Tsumsum Mejiku. Selain bakso, dalam mangkuk itu turut ditemani tulang kaki sapi yang mengandung sumsum.

Daging baksonya empuk dan mudah dipotong dengan sendok. Selain bakso dan tulang kaki, mangkuk ini juga diisi dengan mi kuning, taoge, sawi, dan pangsit goreng. Rasanya sendiri gurih, ditambah dengan tulang kaki sapi yang bersumsum yang disajikan secara terpisah rasa gurih dan berlemak yang khas semakin memperkaya cita rasa bakso tersebut.

Di salah satu stan juga ada makanan yang melegenda. Seperti Nasi Goreng Kebon Sirih, Sate Padang Ajo Ramon yang terkenal yang juga patut Anda coba.

Potongan sate paru dan dagingnya lembut. Bumbunya meresap ke dalam daging dan paru. Disiram dengan bumbu padang yang bertekstur kental dan rasa yang cukup pedas. Semakin lengkap dengan potongan lontong lembut dan taburan bawang goreng nan renyah yang menambah aroma serta memperkaya cita rasa sate padang tersebut dan tentunya mengenyangkan.

Festival kuliner ngabuburit tersebut tidak hanya menyajikan beragam pilihan kuliner penggugah selera. Festival ini juga dimeriahkan dengan dekorasi suasana Ramadan, penampilan akustik, Punokawan Show, aneka permainan, gambus, parade beduk, kultum dari sejumlah ustaz, dan Dance Ramadan Show yang juga semakin memeriahkan suasana. Festival ini berlangsung sejak 18 Mei sampai 3 Juni, cocok menjadi alternatif kuliner berbuka bersama keluarga. (M-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More