Nilai Pancasila dalam Kehidupan

Penulis: Despian Nurhidayat Pada: Minggu, 03 Jun 2018, 12:55 WIB Hiburan
Nilai Pancasila dalam Kehidupan

LOLA AMARIA PRODUCTION

PADA 1 Juni diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila. Ada lima sila yang diamanatkan di dalamnya, yakni ketuhanan yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat permusyawaratan, perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kelima sila itu pun diadaptasi dalam sebuah film yang disutradarai lima orang. Mereka ialah Shalahuddin Siregar, Tika Pramesti, Lola Amaria, Adriyanto Dewo, dan Harvan Agustriansyah. Di tangan mereka hadir film Lima yang bergenre drama realis alias berdasarkan kisah nyata.

Kisahnya diawali dengan kematian Maryam (Tri Yudiman), seorang mualaf. Ia meninggalkan tiga orang anaknya Fara (Prisia Nasution), Aryo (Yoga Pratama), dan Adi (Baskara Mahendra). Kepergian Maryam tidak hanya dirasakan ketiga anaknya, tetapi juga pembantu yang mengurus mereka sejak kecil, bi Ijah.

Permasalahan muncul saat pemakaman. Aryo yang memeluk agama Kristen tidak diizinkan mengikuti prosesi penguburan jenazah Maryam oleh Fara dan tantenya. Pasalnya, mereka berbeda keyakinan. Padahal, Aryo merasa berhak ikut karena ia merupakan anak kandung Maryam.

Pascapemakaman, ketiga anak Maryam kembali melanjutkan hidup dengan berbagai polemik. Fara yang berprofesi sebagai pelatih renang harus memilih atlet yang berjuang ke Asian Games.

Masalah muncul saat ia tidak boleh memilih atlet keturunan Tionghoa. Padahal, dari segi prestasi, atlet itu pantas mengisi satu slot yang tersisa.

Beda lagi dengan kedua putranya. Aryo yang memiliki distro ternama harus dihadapkan dengan kenyataan pahit. Ia dipecat rekannya karena perbedaan cara berpikir.

Sementara Adi menghadapi sebuah dilema. Ia baru saja menyaksikan main hakim sendiri yang dilakukan masyarakat. Yang mengantarkannya bertemu dengan kepolisian sebagai saksi.

Semua itu makin panas saat notaris datang menemui mereka. Notaris itu datang untuk menentukan pembagian warisan bagi ketiga anak Maryam. Perdebatan alot terjadi, karena Adi tidak mau menandatangani surat wasiat itu.

Kerumitan tidak hanya dialami Fara, Aryo, dan Adi. Bi Ijah mendapati anaknya yang di kampung ditangkap polisi karena mencuri tiga buah cocoa dari kebun milik perusahaan besar.

Ideologi

Sepanjang film, para penonton seakan disentil akan tidak diaplikasikannya Pancasila. Semua disampaikan secara eksplisit. Film yang sangat berani untuk mengambil jalan cerita yang begitu sensitif di telinga masyarakat indonesia.

Karena isu yang sensitif itu membuat lembaga sensor Indonesia memberikan rating 17 tahun ke atas. Karena permasalahan agama yang ada di film ini. Tentu saja pihak dari film Lima ini tidak setuju dengan rating tersebut.

Tim Produser Film Lima mencoba melakukan negosiasi untuk meminta usia tayang mulai 13 tahun. Dengan alasan film ini memiliki misi kebangsaan yaitu untuk menanamkan nilai Pancasila kepada generasi muda sejak dini. Keputusan Lembaga Sensor Film tetap pada usia 17 tahun, dan mensyaratkan jika ingin diberikan izin usia tayang 13 tahun, tim Produser harus melakukan revisi dengan menghilangkan bagian tertentu dalam Sila 1.

Kelima produser itu mengaku telah meyakinkan baik estetika, etika, dan logika, tidak mungkin menghilangkan bagian tertentu yang membahas sila 1. Pasalnya, akan membuat film bias, hambar, dan kehilangan gereget. Apalagi, adegan itu mengusung pesan toleransi beragama.

"Film ini merupakan drama realis, terinspirasi dari kejadian nyata yang ada di masyarakat yang kemudian dituangkan dalam sebuah karya film sehingga produser bertanggung jawab penuh atas keseluruhan isi film," ujar pernyataan resmi Lola Amaria Production yang diterima Media Indonesia, Kamis (31/5). (M-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

TEKA-teki kontestan Pilpres 2019 terkuak sudah. Joko Widodo akhirnya memilih Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin sebagai cawapres sedangkan Prabowo Subianto berpasangan dengan Sandiaga Uno. Mereka saat ini tengah melengkapi persyaratan dan akan mendatangi KPU pada Jumat (10/8) di batas akhir pendaftaran Capres/Cawapres 2019. Dari dua pasangan itu, siapa pilihan Anda?





Berita Populer

Read More