Domba Pemenang Perang

Penulis: Bry/M-1 Pada: Minggu, 03 Jun 2018, 12:30 WIB Weekend
Domba Pemenang Perang

MI/BRIYAN B HENDRO

"DAGINGNYA empuk banget!" seru Alphadian, rekan perjalanan saya ketika pelesiran ke Inner Mongolia, Tiongkok.

Siang itu, kami sedang menikmati berbagai kuliner khas Mongolia di salah satu restoran di Ordos, Inner Mongolia. Daging domba rupanya menjadi andalan tiap menu hidangan di Inner Mongolia. Mulai sop sampai aneka tumisan berbahan daging domba jamak ditemukan di setiap tempat makan.

Orang Mongol memang terkenal gemar mengonsumsi daging karena dapat membuat tubuh tetap hangat. Apalagi di musim dingin, suhu di daratan Mongol bisa turun sangat ekstrem.

"Hidangan daging ini juga dipercaya membuat fisik dan stamina orang-orang Mongol sangat kuat sehingga mampu memenangkan peperangan," jelas Amel, pemandu kami.

Secara rasa, cenderung hambar di lidah saya karena dimasak dengan bumbu minim. Namun, sisi positifnya, tidak perlu khawatir akan kolesterol karena makan daging berlebihan. Aneka hidangan domba di sini dipercaya merupakan yang terbaik di dunia dan bebas kolesterol.

"Domba di sini sangat sehat. Makan dari rumput kualitas terbaik, yang biasa digunakan sebagai obat. Selain itu, minumnya juga air asin, terutama di daerah Yanchi yang memang kandungan airnya asin sehingga yang memakannya bebas kolesterol," terang Amel menjawab rasa penasaran saya.

Untuk pelancong muslim, juga tidak perlu khawatir mengenai kehalalan makanan yang disajikan. Cukup mudah untuk menemukan aneka restoran yang menawarkan makanan halal. Biasanya ditandai menggunakan warna hijau dan terdapat label halal. Begitu juga dengan jajanan kaki lima yang banyak dijajakan pedagang-pedagang berpeci putih.

Teh delapan harta karun

Untuk minuman, ba bao cha yang berarti teh delapan harta karun menjadi salah satu menu yang wajib dicicipi, seperti ketika kami makan malam di perkampungan Suku Hui, di Ningxia.

Ba bao cha terdiri dari delapan bahan yang diracik sedemikian rupa, antara lain goji berry, longan kering, maupun kurma lokal. Konon, ramuan teh ini sudah ada sejak zaman Dinasti Tang.

Minuman ini sangat populer karena bermanfaat untuk melancarkan sirkulasi darah, menambah energi, hingga meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Mungkin, aneka makanan lezat dan racikan teh yang menyehatkan ini yang membuat kami selalu ceria dan tetap fit meskipun tengah menempuh perjalanan darat ribuan kilometer. Tertarik mencobanya? (Bry/M-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More