Uji Kemampuan Sepak Bola

Penulis: Micom Pada: Sabtu, 02 Jun 2018, 11:30 WIB Teknologi
Uji Kemampuan Sepak Bola

DOK. PLAYSTORE

PECINTA sepak bola jangan sampai melewatkan uji kemampuan anda dalam gim Sporthero. Gim yang bisa diunduh bagi ponsel pintar berbasis Android dan IOS ini mengajak penggunanya uji adu strategi sepak bola untuk dapat memprediksi kemenangan tim yang sedang atau akan bertanding.

Gim ini sebenarnya sudah tidak asing bagi pecinta si kulit bundar di dunia. Kini sudah tersedia versi Indonesia. Anda bisa menemukan klub-klub lokal yang bertanding di Liga Indonesia, seperti Persija, Persib, dan Persebaya.

"Aplikasi Sportshero Indonesia memungkinkan penggemar berinteraksi secara virtual dengan kompetisi favorit mereka, menguji pengetahuan dan keahlian mereka secara ketat dalam memprediksi hasil pertandingan," jelas pemegang lisensi Sportshero Indonesia, Tri Putra Permadi, dalam siaran pers yang diterima Media Indonesia, Jumat (11/5).

Chief Executive Officer SportHero Ltd, Tom Lapping, mengatakan pengguna harus menggabungkan pengetahuan, keterampilan, dan analisis sepak bola untuk mendapatkan peringkat tinggi di gim ini. "Pengguna kami terus-menerus meningkatkan keterampilan dengan membaca berita, laporan prapertandingan, analisis pascapermainan untuk membuat prediksi yang sangat terampil," imbuh Tom.

Cara bermain Sportshero cukup menjawab beberapa pertanyaan tentang pertandingan yang dipilih. Namun, sebelum itu, para pemain harus memiliki tiket Sportshero dengan membelinya melalui aplikasi Walletku.

"Dengan adanya aplikasi ini saya optimistis dapat menambah pengetahuan sekaligus meningkatkan kecintaan para penggemar sepak bola terhadap klub bola idolanya," ungkap pemain freestyler soccer, pemain futsal profesional yang sekaligus Brand Ambassador Sportshero Indonesia, Bayu.

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More