Kompetisi #Mau4GDimana

Penulis: Micom Pada: Sabtu, 02 Jun 2018, 11:00 WIB Teknologi
Kompetisi #Mau4GDimana

DOK. NET1 INDONESIA

NET1 Indonesia, penyedia layanan mobile data broadband 4G LTE, mengadakan kompetisi #MauAda4Gdimana mulai 7 Mei-7 Juli 2018. Kompetisi ini mengajak masyarakat memilih sejumlah lokasi di Indonesia untuk dipasang jaringan 4G LTE.

"Kampanye #MauAda4Gdimana ini merupakan inisiatif Net1 Indonesia untuk melibatkan masyarakat agar berperan serta dalam misi besar kami, yaitu memeratakan penyediaan akses data broadband di berbagai daerah di Tanah Air yang selama ini belum menikmati layanan 4G," jelas CEO Net1 Indonesia, Larry Ridwan, dalam siaran pers yang diterima Media Indonesia, Jumat (18/5).

Kompetisi ini terbuka bagi warga negara Indonesia berusia 18 tahun ke atas. Para peserta wajib memiliki akun Facebook yang aktif dan melakukan Like Fanpage Facebook Net1 Indonesia, mengikuti akun Instagram @net1_id dan Twitter @net1id atau membuka microsite www.mau4g.net1.co.id. Selanjutnya, peserta memilih lokasi yang dijagokan sebagai penerima jaringan 4G dari Net1 dengan cara memilih VOTE di pilihan yang telah disediakan. Sebelumnya peserta sebelumnya harus mengisi formulir dengan data lengkap.

Pemenang dari para voters berhak mendapatkan hadiah 9 unit perangkat MiFi Net1 Argo, 99 buah pulsa senilai Rp100 ribu, dan 999 buah pulsa senilai Rp50 ribu. Pemenang akan diumumkan pada 14 Juli 2018 melalui www.mau4g.net1.co.id dan semua akun media sosial Net1 Indonesia di akhir periode kompetisi. Dalam menggelar kompetisi #MauAda4Gdimana ini, Net1 Indonesia tidak memungut biaya apapun terhadap para peserta.

Kompetisi ini juga melibatkan pemerintah daerah tingkat kota, kabupaten, hingga provinsi. Seperti Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Kabupaten Halmahera Barat, Kabupaten Kepulauan Talaud, Kota Tual, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Teluk Bintuni, dan Kabupaten Kaimana.

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More