Uddo Design, Membujuk Anak untuk Makan

Penulis: (H-2) Pada: Kamis, 31 Mei 2018, 05:45 WIB Humaniora
Uddo Design, Membujuk Anak untuk Makan

MI/ADAM DWI

NARASUMBER kedua yang tidak kalah menarik perhatian ialah Uddo Design. Uddo Design menghasilkan produk piring kayu khusus anak yang didesain dengan baik dan bentuk yang unik (piring makan anak dan piring aksesori).

Ide awal Uddo ialah untuk meringankan tugas para ibu dalam menghadapi anak yang kebanyakan sulit makan. Mereka berharap dengan menggunakan media makan yang menarik dan bentuk karakter yang digemari, maka anak-anak akan lebih mudah dibujuk untuk makan.

Uddo Design memproduksi piring kayu berkarakter, menggunakan bahan pelapis yang tahan air dan aman bagi makanan, serta bersertifikat standar internasional.

Harga yang ditawarkan Uddo mulai dari Rp150 hingga Rp300 ribu, tergantung bahan kayu yang digunakan. Uddo Design juga ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih peduli terhadap kesehatan, dengan menggunakan piring yang aman bagi kesehatan. "Coating yang produk kami pakai adalah coating yang tahan air dan bersertifikasi aman makanan," kata Mia Vinatalia, penggagas Uddo Design.

Bagi Mia yang lulusan arsitektur itu, menerapkan slogan good design for everyone merupakan langkah yang tepat sesuai dengan tujuannya membuat koleksi karya-karya yang desainnya cenderung sederhana atau minimalis.

Dari sini lahirlah produk dengan brand Amara. Setelah berjalan beberapa waktu, maka banyak bermunculan ide-ide untuk mengembangkan bisnis ini, salah satunya brand Uddo Design yang spesialisasinya di piring kayu dengan bentuk-bentuk karakter.

Ke depan, mereka berencana terus mengembangkan produk yang ramah terhadap anak, membuat inovasi lain menggunakan bahan yang jarang dipakai untuk peralatan makan, dan juga go international.

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More