Jeep Station Indonesia Launching Logo Baru

Penulis: Micom Pada: Rabu, 30 Mei 2018, 10:39 WIB Advertorial
Jeep Station Indonesia Launching Logo Baru

Dok Jeep Station Indonesia

ADA yang berbeda pada logo penginapan ternama di Bogor, Jeep Station Indonesia (JSI) Resort. Logo yang sebelumnya tampak sangar diubah menjadi lebih simple namun membuat penasaran.

Diubahnya logo tersebut bukan tanpa alasan. JSI mencoba mengubah mindset masyarakat kalau resort dengan konsep off-road track ini hanya diperuntukan bagi para pemilik mobil 4WD saja. Jadi jangan heran kalau gambar Jeep pada logo menghilang.

Presiden Komisaris JHL Jerry Hermawan Lo menjelaskan JSI sebenarnya sudah lama masuk ke pasar yang lebih luas. Hanya saja beberapa orang masih takut untuk datang ke JSI Resort karena menganggap hanya untuk pemilik mobil jeep

"Bukan berarti logo lama jelek. Ini (perubahan logo) supaya ada sesuatu yang baru. Juga kita mau memasuki pasar yang lebih luas. Karena ada gambar jeepnya ada yang berpikiran kalau enggak punya jeep enggak bisa ke sini (JSI Resort)," ucapnya kepada awak media di JSI Resort, Mega Mendung, Bogor, Sabtu (27/5).

Guna memperkenalkan logo barunya tersebut, JSI melakukan rebranding yang disatukan dengan perayaan ulang tahun ke-4 JSI Resort. Acara tersebut diadakan selama dua hari mulai 25-26 Mei.

Logo yang penuh filosofi
JSI Resort tidak asal dalam menentukan logo baru mereka itu. Meski sangat sederhana, logo tersebut menyimpan makna yang mendalam. Terdapat unsur off-road track di setiap huruf JSI.

"Jika dilihat dan diperhatikan huruf-huruf pada logo tampak berliku ini seperti jalur off-road konsep dari JSI," ujar Direktur Keuangan JHL Group Megawati Dharmadi,.

Selain itu semua huruf ada logo terkesan tidak memiliki ujung. Huruf J, S dan I seakan memotong logo yang berbentuk persegi panjang.

"Setiap huruf kita taruh pada tepi yang artinya borderless atau tanpa batas. Tanpa batas di sini maksudnya tak terbatas. Jadi JSI itu untuk semua kalangan," lanjutnya.

Jerry menambahkan logo JSI Resort sengaja dibuat unik. Dengan tulisan yang agak sedikit samar diyakininya akan membuat orang penasaran dengan bentuk logo tersebut.

Alhasil JSI Resort bisa terngiang di pikiran karena memperhatikan logo lebih detail.

"Saya belajar dari sebuah iklan pada jam yang berbentuk unik. Jadi jam itu berputar terbalik dan di tengahnya ada iklan. Saya perhatikan kok agak aneh. Tapi karena itu saya terus mengingat iklan di jam tersebut," tambah Jerry.

Bukan hanya memperkenalkan logo barunya saja, JSI Resort juga membuat serangkaian acara penuh makna. Di hari pertama pada 25 Mei, JSI mengadakan kegiatan pasar murah sembako.

Sembako-sembako tersebut diperuntukan bagi warga kurang mampu di tiga desa sekitar JSI Resort. Terdapat pula bazar Ramadan yang juga dilaksanakan pada hari kedua

Pada 26 Mei, acara inti dimulai, JSI Resort mengundang media nasional maupun lokal untuk memperkenalkan logo baru dan berkeliling JSI Resort.

Ditambah lagi dengan pemberian santunan terhadap puluhan anak yatim serta kegiatan sosial perbaikan MCK penduduk sekitar di 7 RT.

Selain mengundang awak media dan puluhan anak yatim di sekitar JSI Resort, acara ini juga dihadiri Komjen Pol Mochamad Iriawan, Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional. (RO/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More