Penderita Mag Jangan Ragu Berpuasa

Penulis: (Ind/H-2) Pada: Rabu, 30 Mei 2018, 02:30 WIB Kesehatan
Penderita Mag Jangan Ragu Berpuasa

thinkstock

PUASA Ramadan wajib dijalankan oleh umat Islam. Saat puasa, kaum muslim tidak diperbolehkan makan dan minum sejak subuh hingga magrib sehingga lambung tidak terisi selama kurang lebih 14 jam. Lantas bagaimana dengan penderita mag yang biasanya akan kambuh ketika lambung kosong?

Dokter spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo,  Ari Fahrial Syam, menjelaskan penderita mag dapat berpuasa asalkan kondisinya bukan mag akut (mendadak) yang menyebabkan mual hingga muntah secara terus-menerus.

Ari menjabarkan, secara umum sakit mag dibagi menjadi dua jenis, yaitu sakit mag fungsional dan sakit mag karena gangguan organik. Cara mengetahuinya dengan dilakukan endoskopi atau meneropong saluran pencernaan. Pada mag fungsional, lambung akan terlihat baik-baik saja. Namun, pada mag organik, akan terlihat ada luka di lambung.

Dari hasil penelitian, lanjutnya, 70%-80% penderita sakit mag tidak disebabkan karena kelainan organik, tetapi karena ketidakteraturan makan. Selebihnya memang disebabkan karena adanya gangguan organik seperti luka dalam atau kanker lambung, dianjurkan untuk tidak berpuasa. Kondisi seperti ini disarankan untuk tidak berpuasa.

"Terjadi sakit mag umumnya karena ketidakteraturan makan. Ketidakteraturan ini membuat lambung kita bingung dan nyeri," terang Ari dalam acara Promag Fastingval yang digelar Kalbe Farma dan Pemuda Hijrah (Shift) di Lapangan Blok S, Jakarta, Sabtu (26/5).
Saat berpuasa, lanjut Ari, perut kosong memang bisa menimbulkan peningkatan asam lambung dan memicu gejala sakit mag. Namun faktanya, penderita mag fungsional justru berkurang gejalanya selama Ramadan. Sebab, pola makannya lebih teratur, yakni berbuka, makan malam, dan sahur. Karena itu, penderita mag fungsional umumnya dapat melaksanakan puasa.

"Sakit lambung biasanya hanya dirasakan pada minggu pertama puasa, setelah itu tidak lagi," ucap dokter konsultan gastroenterologi-hepatologi itu.

Untuk mengurangi gejala itu, Ari menyarankan minum obat yang dapat menetralkan asam lambung, seperti obat yang berkandungan antasid, saat sahur dan berbuka.

Hindari pemicu gas
Selain itu, sambung Ari, pemilihan makanan bagi penderita mag harus diperhatikan. Makanan yang perlu dihindari antara lain makanan asam dan pedas. Selain itu, makanan dan minuman yang memicu kembung seperti soda, kol, sawi, makanan beragi seperti mi, roti tawar, dan soda. Selain itu, penderita mag tidak dianjurkan minum kopi.

Menutup paparannya, Ari mengatakan puasa dapat membuat penderita mag makan lebih teratur sesuai jadwal sahur dan berbuka sehingga mengurangi gejala. Selain itu, berpuasa juga menjadikan orang lebih sehat.

"Saya melakukan penelitian di RSCM bahwa dengan puasa kadar lemak kita menurun, otomatis risiko berbagai macam penyakit juga turun. Kadar lemak turun karena digunakan sebagai sumber tenaga saat puasa," pungkas Ari yang juga dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.

Terkait dengan Promag Fastingval, Deputy Marketing Director Kalbe Farma, Feni Herawati, menjelaskan kegiatan itu mengajak kaum muda untuk mengisi waktu menjelang berbuka puasa dengan kegiatan-kegiatan yang positif. Antara lain, diskusi kesehatan, sharing, tausiah, buka bersama, dan salat Tarawih berjemaah.

”Sesuai dengan visi Kalbe untuk menjadikan Indonesia lebih sehat, kami ingin mengajak masyarakat untuk tetap sehat dan aktif beraktivitas selama Ramadan,” ujarnya.

Founder Pemuda Hijrah (Shift), Ustaz Hanan Attaki, menambahkan, “Kami menyambut baik kolaborasi dalam event Promag Fastingval Nikmati Silaturahim yang mengajak anak muda untuk ngabuburit. Mulai dari main bareng teman-teman komunitas bmx, bola, parkour, skate, sampai sharing dan salat Tarawih berjemaah. Banyak main, banyak manfaat.” (Ind/H-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More