Puncaki Tangga Lagu AS, BTS Cetak Sejarah

Penulis: Basuki Eka Purnama Pada: Selasa, 29 Mei 2018, 13:54 WIB Hiburan
Puncaki Tangga Lagu AS, BTS Cetak Sejarah

wikipedia

BOYBAND Korea Selatan (Korsel) BTS mencetak sejarah dengan menjadi kelompok K-Pop pertama yang menduduki puncak tangga lagu Amerika Serikat (AS).

Terkenal karena wajah ganteng, potongan rambut yang trendi, dan tarian yang apik, band beranggotakan tujuh orang itu merupakan ekspor musik paling terkenal dan paling sukses dari Korsel.

Para Minggu (27/5), BTS menjadi grup K-Pop pertama yang menduduki posisi 1 di tangga lagu Billboard 200 yang membuat peringkat album berdasarkan penjualan, pengunduhan, dan streaming.

"Ini merupakan kali pertama bagi band beranggotakan tujuh orang itu dan pertama bagi album K-Pop," ungkap Billboard dalam keterangan resmi mereka.

Meski tidak terlalu populer di telinga pendengar dewas AS, popularitas BTS dan tujuh anggota mereka--Suga, J-Hope, Rap Monster, Jimin, V, Jungkook, dan Jin tidak bisa disangkal.

Berdasarkan sebuah laporan, BTS merupakan fenomena yang paling dibahas di Twitter sepanjang 2017, dengan jumlah mention dua kali lebih banyak ketimbang Presiden AS Donald Trump dan Juston Bieber.

BTS juga memiliki follower luar biasa di media sosial teritama dari kawasan Jepang, Tiongkok, Asia Tenggara, dan sejumlah kawasan Amerika Latin.

Album baru BTS, Love Yourself: Tear sukses menggusur Beerpong dan Bentleys milik Post Malone.

Tahun lalu, album Love Yourself: Her sukses menjadi album K-Pop pertama yang menembus 10 besar tangga lagu AS, menduduki posisi tujuh. (AFP/OL-2)

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More