Nikmati Berbuka Puasa Bersama Dengan Pemandangan kota

Penulis: MIcom Pada: Sabtu, 26 Mei 2018, 09:00 WIB Advertorial
Nikmati Berbuka Puasa Bersama Dengan Pemandangan kota

Dok. Favehotel

KESEMPATAN untuk berbuka puasa bersama menjadi salah satu momen yang selalu dinantikan di setiap bulan Ramadan. Menyantap berbagai hidangan menu khas Ramadan bersama keluarga, sahabat, maupun rekan kerja atau bisnis di tempat yang menyenangkan membuat kebersamaan saat berbuka puasa terasa semakin hangat.
 
Menyambut bulan suci Ramadhantahunini, Favehotel LTC Glodok menyuguhkan paket khusus Ramadhan Buffet. Hanya dengan Rp121.000 per orang, para tamu menginap maupun walk-in dapat menikmati paket KURMA Buka Puasa.  

Bagi tamu yang ingin menggunakan ruang meeting sambil berbuka puasa dapat menikmati paket KURMA Corporate hanya dengan Rp138.000.  KURMA Corporate menyediakan penggunaan ruang meeting selama 3 jam dengan fasilitas standard meeting.
 
Dalam setiap paket yang ditawarkan, para tamu dapat menikmati hidangan buffet sepuasnya dan ta'jil gratis.  Menu yang disuguhkan mulai dari ikan sambal lada ijo,  opor kentang dan tahu, ikan lada hitam, sapo tahu, ikan sambal mentega, aneka macam gorengan, buah-buahan dan menu lain yang menarik untuk dicicipi.
 
"Di bulan suci penuh berkah ini, dengan tema KURMA (Kumpul Keluarga Mawaddah) Fave hotel LTC Glodok menyuguhkan paket berbuka puasa untuk berbagai kalangan.  Para tamu juga dapat menikmati berbuka puasa dengan menikmati pemandangan kota yang ada di area outdoor resto." ungkap Ruka Endah selaku Sales and Marketing Manager.(OL-06)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More