Terperangkap Jejak Kematian

Penulis: (Wan/M-4) Pada: Sabtu, 26 Mei 2018, 05:20 WIB Jendela Buku
Terperangkap Jejak Kematian

Dok MI

GUCI porselen putih dipangkuan itu hampir saja terjatuh, tangannya kembali mencengkeram guci berbentuk vas silinder pendek ketika terbangun dari mimpi kenangan bertelepon dengan kakaknya.

Mimpi itu begitu terasa nyata bagi Ren Ishida, apalagi hal tersebut tidak mungkin terulang kembali, pasalnya Keiko Ishida, kakak perempuannya itu sudah mengisi guci yang ia pegang dalam bentuk abu.

Kisah Ren dan Keiko Ishida, tokoh kakak beradik dalam buku berjudul Rainbirds ini membawa pembaca pada kisah misteri mendebarkan dengan lintas genre tentang keluarga dan rasa kehilangan.

Keiko tewas di Akakawa, kota kecil yang sejak umur 22 tahun sudah menjadi tempat tinggalnya. Ia tewas ditikam. Padahal menurut Ren, tidak ada alasan untuk membenci kakaknya sampai harus membunuhnya dengan cara yang begitu mengerikan.

Datang ke Akakawa untuk mengurus pemakaman dan membantu polisi menyelidiki kasus kematian kakaknya, Ren memutuskan untuk meninggalkan Tokyo dalam sementara waktu. Namun, tanpa sadar Ren seolah mengikuti jejak-jejak kakaknya di kota yang begitu asing baginya.

Sang penulis, Clarissa Goenawan menghadirkan kisah dalam suasana suram, penuh misteri dan teka-teki dalam buku setebal 400 halaman itu. Ia merajutnya dalam plot maju mundur untuk menciptakan mimpi dan bayangan diri sendiri.

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More