Bertamu ke Kampung Muslim Suku Hui

Penulis: Briyan B Hendro Pada: Jumat, 25 Mei 2018, 11:35 WIB Weekend
Bertamu ke Kampung Muslim Suku Hui

Foto-foto: MI/BRIYAN B HENDRO
Pengunjung menikmati aneka hidangan khas muslim Tiongkok di rumah penduduk di Wuzhong Muslim New Village

DARI total sekitar 56 suku yang ada di Tiongkok, 10 suku di antaranya beragama muslim. Salah satu suku muslim yang terbesar ialah Suku Hui, yang banyak tinggal di daerah Ningxia.

Sore awal Mei lalu, dalam perjalanan menyusuri jalur sutra, saya singgah di kampung muslim Suku Hui di Ningxia. Cangkir teh raksasa berdiri kokoh di depan gerbang perkampungan. Cangkir ini melambangkan minuman khas yang dapat ditemukan di perkampungan ini, Bao Bao Cha.

Jalan perkampungan dengan lebar sekitar 5 meter membelah deretan gerbang berwarna hijau di sepanjang rumah penduduk. Aneka kaligrafi turut menghiasi dinding-dinding rumah warga.

Salah seorang warga tampak sedang memotong ayam ketika saya sedang melintas. Ibu-ibu dan anak perempuan tampak sibuk di dapur menyiapkan aneka sajian untuk rombongan tamu yang berkunjung.

Kaum ibu penghuni Wuzhong Muslim New Village tampak menyiapkan makanan untuk tamu yang berkunjung.

Kampung Muslim Suku Hui dibangun pemerintah Tiongkok pada 2007 silam. Kampung yang memiliki nama lain Wuzhong Muslim New Village ini menjadi salah satu objek wisata khas Ningxia yang banyak terdapat penduduk beragama islam.

Pengunjung dapat merasakan sensasi kehidupan sehari-hari muslim Suku Hui. Selain itu, beberapa rumah penduduk pun siap disulap menjadi rumah makan untuk turis yang berkunjung.

Gerbang rumah berwarna hijau dan berhiaskan akses tulisan berbahasa Arab dan Tiongkok jamak ditemui di tiap kediaman di Wuzhong Muslim New Village

Tentunya aneka makanan yang disajikan di sini halal, mulai dari berbagai hidangan daging domba, olahan ayam, hingga aneka tumis sayur. Tidak ketinggalan Bao Bao Cha turut dihidangkan.

Bao Bao Cha yang berarti teh delapan harta karun merupakan teh khas daerah itu yang terdiri dari delapan bahan yang diracik sedemikian rupa. Konon, ramuan teh ini sudah ada sejak zaman Dinasti Tang dan mengalami perubahan pada masa Dinasti Li.

Bao Bao Cha sangat populer karena bermanfaat untuk meningkatkan sirkulasi darah, menambah energi, serta meningkatkan system kekebalan tubuh.

Bao Bao Cha yang berarti 'teh delapan harta karun' merupakan teh khas daerah ini yang terdiri dari delapan bahan yang diracik sedemikian rupa dan berguna untuk menjaga kesehatan tubuh.

Mungkin, aneka makanan lezat dari Suku Hui dan racikan teh yang menyehatkan ini yang membuat tim kami selalu ceria dan tetap terjaga kesehatannya meskipun harus menempuh perjalanan darat ribuan kilometer membelah jalur sutra. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More