Meski akan Hadapi Final Liga Champions, Salah Enggan Batalkan Puasa

Penulis: Rendy Renuki H Pada: Kamis, 24 Mei 2018, 22:15 WIB Sepak Bola
Meski akan Hadapi Final Liga Champions, Salah Enggan Batalkan Puasa

AFP PHOTO / Paul ELLIS

BINTANG Liverpool Mohamed Salah enggan 'bolong' berpuasa saat menjalani final Liga Champions kontra Real Madrid, Minggu (27/5). Pemain asal Mesir itu berniat mempertahankan kewajiban berpuasanya meski harus melakoni laga berat di NSK Olimpijs'kyj Stadium, Kiev, Ukraina.

Salah memang menjadi salah satu pemain muslim yang ada di skuat Liverpool. Sebagai seorang muslim, pemain 25 tahun itu pun sedang menjalani puasa Ramadan yang baru memasuki hari kedelapan.

Staf pelatih dan dokter tim saat sedang mengontrol ketat pola makan para pemain, termasuk Salah jelang bentrokan akhir pekan nanti. Namun, menurut suratkabar Mesir Al Masry al Youm, Salah menolak untuk melanggar arutan agama untuk tidak berpuasa.

Salah pun tampaknya tak terlalu khawatir kekurangan tenaga saat melakoni final Liga Champions. Pasalnya, menurut perhitungan, waktu berbuka puasa saat matahari terbenam di Kiev masih sekitar 30 menit lagi jelang kick-off.

Hal itu memungkinkan Salah untuk mengisi bahan makanan ke dalam tubuhnya. Meski berpuasa menurut laporan Express tak akan mempengaruhi kondisi tubuh pemain yang telah mencetak total 44 gol bagi Liverpool tersebut.

Laporan lain mengatakan jika keluarga Salah di Mesir akan melakukan tradisi menyembelih hewan kurban jelang final Liga Champions. Dilansir dari Sportsmole, keluarga Salah akan menyebelih tiga ekor anak sapi untuk memberkati pemain kidal itu menjalani final kontra Real Madrid. (Medcom/OL-1)

 

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More