Terduga Pembunuh Grace, Tetangga yang Baru Lulus SMP

Penulis: Dede Susianti Pada: Kamis, 24 Mei 2018, 19:30 WIB Megapolitan
Terduga Pembunuh Grace, Tetangga yang Baru Lulus SMP

MI/Dede Susianti
R, terduga pembunuh Grace, di lokasi rekonstruksi kejadian, Kamis (24/5)

MISTERI kematian Grace Gabriela Bimusu, bocah 5 tahun yang ditemukan tewas mengenaskan dalam karung di kebon singkong pada 1 Mei lalu, mulai terungkap. R, anak laki-laki yang merupakan tetangga keluarga Grace, ditangkap tim dari satuan reserse dan kriminal Polres Bogor, pada Rabu (23/5) dini hari atau sekitar pukul 02.30 WIB.

Ia yang baru saja lulus dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu tinggal hanya berselang tiga rumah dari rumah Grace di Perumahan Bogor Asri, Blok K3/3, RT06/11, Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong.

"Diambilnya Rabu pagi atau 02.30 dini hari. Satu orang saja. Orangtuanya hanya mendampingi karena masih anak-anak. Dia baru lulus SMP," kata Joko Bandung, Ketua RT setempat.

Sebelumnya pada Selasa (22/5) malam, R dan orangtuanya menjalani pemeriksaan di Mapolres Bogor di Jalan Tegar Beriman, Cibinong.

"Kami juga dibawa ke kantor polisi untuk penyesuaian informasi. Saya diperiksa jam 11 sampai jam 1 dini hari. Selain saya, anak saya dan yang punya rental juga diperiksa," kata Joko yang ditemui sesaat sebelum rekontruksi oleh Polres Bogor, Kamis (24/5).

Menurut Joko, pelaku mengaku sedang main PS di rental saat kejadian. "Kata yang punya PS-nya juga dia ada main PS,"ungkapnya.

Berdasarkan cerita pemilik rental, tutur Joko, pada hari kejadian itu, R main PS dari pukul 07.00 hingga pukul 08.00 WIB.

Ia sempat keluar rental, kembali lagi, lantas keluar lagi. "Jadi hari itu, di waktu kabar hilangnya Grace, R sempat 3 kali masuk ke rental PS," kata Joko.

Selang sekitar satu jam setelah ia selesai diperiksa, Joko mendapat kabar bahwa R yang tadinya juga diperiksa di mapolres telah dibawa ke rumahnya.

"R dibawa lagi ke rumahnya. Enggak tahu untuk reka adegan apa. R di dalam tidak lama, hanya sekitar 15 menitan. Bawa pakaian satu koper langsung dibawa lagi ke kantor polisi. Jadi rumahnya kosong sejak saat itu," kata Joko. (OL-5)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More