Polri Gelar Lomba Jurnalistik Pilkada Damai

Penulis: Tosiani Pada: Rabu, 23 Mei 2018, 16:51 WIB Pilkada
Polri Gelar Lomba Jurnalistik Pilkada Damai

MI/ PERMANA

SEBAGAI upaya cooling system atas kondisi politik dalam negeri, Polri melombakan berita sejuk dari para jurnalis terkait pelaksanaan Pilkada berbagai daerah dan kondisi demokrasi di Indonesia.

Mereka yang memenangi lomba jurnalistik itu akan diberi hadiah total senilai Rp 20 juta. Serta bagi juara utama berbagai kategori berkesempatan menyertai, meliput kunjungan Kapolri ke luar negeri.

Demikian disampaikan Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol M Iqbal, dalam kunjungannya ke Kantor Media Group di Kedoya, Jakarta Barat, Rabu (23/5). Nampak hadir dalam rombongan Iqbal, antara lain Karo Multimedia Brigjen Rikwanto dan sejumlah staf Divisi Humas Polri.

Rombongan Humas Polri diterima para petinggi Media Indonesia dan Metro TV di Ruang Meeting Executive. Antara lain ada Pemimpin Redaksi (Pemred) Metro TV Don Bosco Salamun, Pemred Media Indonesia Usman Kandong, dan Direktur Pengembangan Bisnis Media Indonesia, Shanty Nurpatria.

"Ini bagian dari upaya kepolisian untuk membuat sejuk pesta demokrasi melalui cooling system di bidang media, melalui pemberitaan. Kami minta teman-teman untuk menyampaikan pesan-pesan sejuk. Pemberitaan yang sejuk itu kita lombakan,"cetus Iqbal.

Sayangnya, kata Iqbal, sosialisasi lomba jurnalistik Polri ini agak terhambat. Karenanya, Iqbal meminta para pewarta media online, cetak, televisi dan foto untuk mengikutsertakan karyanya dalam anugerah jurnalistik ini.

Panitia Anugerah Jurnalistik Polri, Rahma, menerangkan, lomba ini mengambil tema 'Wujudkan Pilkada Damai 2018'. Adanya suasana politik panas pada saat pesta demokrasi, diharapkan media menjadi cooling system.

"Yang dilombakan adalah tulisan di media cetak, online, pemberitaan televisi, dan foto yang sudah dimuat di media masing-masing. Inti karya jurnalistik tentang kampanye cerdas anti SARA dan Hoaks, dan menyambut demokrasi yang jujur dan adil,"terang Rahma.

Menurut Rahma, masih ada waktu satu bulan lagi untuk sosialisasi lomba ini. Karya para jurnalis ditunggu hingga 24 Juni mendatang. Karya yang dikirim, dengan kriteria feature, indepth reporting, dan karya foto. Namun sebelumnya, peserta harus mengisi formulir dalam link yang disediakan.

"Peserta boleh mengikuti lebih dari satu tema. Melampirkan bukti materi yang sudah dipublikasikan. Karakter tulisan 3500-7000. Untuk berita di TV durasi minimal 5 menit indepth,"katanya. (OL-4)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More