Menlu RI-Jepang Bahas Peringatan Hubungan Diplomatik Ke-60 Tahun

Penulis: Antara Pada: Selasa, 22 Mei 2018, 18:50 WIB Internasional
Menlu RI-Jepang Bahas Peringatan Hubungan Diplomatik Ke-60 Tahun

Ist

MENTERI Luar Negeri Jepang Taro Kono bertemu dengan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi untuk membahas kegiatan peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang pada tahun ini.

Pertemuan bilateral itu dilakukan kedua Menlu di sela-sela pertemuan para Menteri Luar Negeri G20 di Buenos Aires, Argentina pada 21 Mei 2018, seperti disampaikan dalam keterangan pers dari Kedutaan Besar Jepang di Jakarta, Selasa (22/5).

Pada awal pertemuan, Menlu Kono menyampaikan turut berbela sungkawa kepada keluarga korban yang tewas dan menjadi korban luka-luka pada peristiwa teror bom di beberapa tempat di Surabaya beberapa waktu lalu.

Menlu Jepang juga menyatakan bahwa teror semacam itu dengan alasan apa pun tidak bisa dimaafkan. Menanggapi hal tersebut, Menlu Retno mengatakan bahwa teror adalah ancaman nyata, dan ingin bekerja sama dengan Jepang di bidang penanggulangan terorisme.

Sehubungan dengan peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang pada tahun ini, Menlu Kono menyatakan keinginannya untuk semakin memperkuat kerja sama antara Jepang dan Indonesia. Terkait hal itu, Menlu Retno mengatakan ingin menjadikan kesempatan
peringatan 60 tahun hubungan diplomatik untuk makin memperluas kerja sama antara Jepang dan Indonesia.

Selanjutnya, kedua Menlu juga bertukar pendapat mengenai situasi regional, termasuk Korea Utara, Laut Cina Selatan, situasi di Timur Tengah, serta sepakat untuk bekerja sama dengan erat di masa mendatang. (OL-1)

 

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More