1968: Scorpion Tenggelam

Penulis: History | BBC | Dok.MI Pada: Selasa, 22 Mei 2018, 09:00 WIB Humaniora
1968:  Scorpion Tenggelam

wikipedia

KAPAL selam bertenaga nuklir USS Scorpion (SSN-589) tenggelam bersama 99 awak yang berada di dalam Kapal Selam Azores yang panjangnya 400 mil. USS Scorpion merupakan kapal selam bertenaga nuklir kelas Skipjack milik Angkatan Laut Amerika Serikat. Scorpion yang dinyatakan hilang pada 5 Juni 1968 itu salah satu kapal selam Angkatan Laut AS yang hilang di laut dalam keadaan tidak perang dan merupakan salah satu dari dua kapal selam bertenaga nuklir Angkatan Laut AS yang pernah hilang. Satu kapal selam bertenaga nuklir lain yang hilang ialah USS Thresher (SSN-593), yang tenggelam pada 10 April 1963 di pesisir pantai New England.

Pada akhir Oktober 1967, Scorpion memperbarui sistem pelatihan dan persenjataan serta mendapat komandan baru, yaitu Francis Slattery. Pada 15 Februari 1968 Scorpion memulai perjalanan menuju Laut Mediterania menuju kampung halamannya. Di perjalanan Scorpion mengalami kerusakan, yaitu tidak berfungsinya sistem pendingin karena ada kebocoran freon. Pada 21 Mei, Scorpion mengirim pesan radio ke Naval Station Rota di Spanyol, tetapi hanya dapat ditangkap stasiun komunikasi angkatan laut di Nea Makri, Yunani. Setelah itu, tidak ada lagi komunikasi. Diduga, Scorpion tenggelam di Samudra Atlantik pada 22 Mei setelah mengalami ledakan hebat dalam perjalanan dari Gibraltar ke pelabuhan di Norfolk, Virginia.

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More