PDIP Tentukan Cawapres Pendamping Jokowi Usai Pilkada

Penulis: Antara Pada: Minggu, 20 Mei 2018, 22:10 WIB Nusantara
PDIP Tentukan Cawapres Pendamping Jokowi Usai Pilkada

ANTARA

SEKJEN Partai Demokrasi Indonesia Peejuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan pembahasan dan penetapan calon Wakil Presiden pendamping Joko Widodo dalam kontestasi Pemilihan Presiden 2019 akan dilakukan setelah Pemilihan Kepala Daerah 2018.

"Sampai saat ini kami belum putuskan yang akan mendampingi Jokowi pada Pilpres 2019. Tunggu setelah pilkada serentak," kata Hasto usai menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) III DPD PDIP Sulawesi Tenggara di Kendari, Minggu (20/5).

Ia mengatakan, penentuan cawapres bagi Jokowi akan dibahas bersama partai koalisi atau partai yang juga mengusung kembali Jokowi menjadi Capres 2019.

"Dalam menentukan cawapres pendamping Jokowi harus melalui proses pencermatan secara memdalam. Karena yang dicari adalah pemimpin yang mau bekerja untuk rakyat," katanya.

Dalam kesempatan itu, Hasto juga menginstruksikan seluruh kader agar memenangkan semua pilkada serentak yang digelar di daerah itu.

"Semua kader wajib hukumnya untuk bekerja dan memenangkan pasangan calon Gubernur Sultra Asrun-Hugua. Demikian halnya juga di Pilkada Konawe, Pilkada Kolaka, dan Pilkada Kota Baubau, harus memenangkan pasangan yang diusung PDIP," katanya.

Pada Rakerda tersebut hadir Bupati Buton Utara Abu Hasan dan Bupati Buton Tengah Samahudin yang merupakan kader PDIP Sultra. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More