Angin Segar di Awal Ramadan

Penulis: Suryani Wandari Putri Pada: Minggu, 20 Mei 2018, 03:20 WIB Weekend
Angin Segar di Awal Ramadan

DOK MUSLIM FASHION

CELANA palazzo putih dipadu dengan tunik putih dan cardigan berlengan lonceng yang juga berwarna putih. Di set busana lainnya, ada blus dengan ruffle bertingkat di pinggang yang dipadankan dengan celana. Semuanya juga berwarna putih.

Koleksi serbaputih itu ditampilkan Kami Idea pada Sabtu (21/4) di Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2018, di Jakarta Convention Center, Jakarta. Putih memang warna yang identik dengan Hari Raya Idul Fitri. Warna tersebut memberikan kesan bersih dan suci.

Di sisi lain, menggunakan warna putih secara keseluruhan, bahkan hingga kerudung dan alas kaki bukan pula umum sebab tampilan totalnya bisa monoton dan malah bisa memberi kesan pucat atau sayu.

Beruntung hal tersebut tidak terjadi pada koleksi Kami Idea. Set-set busana yang ditampilkan tetap menarik dengan permainan volume dan gaya busana yang bertumpuk. Dari dekat, koleksi itu makin cantik karena motif embos pada kain berbahan jatuh.

Creative Director and Co-Founder Kami Idea, Nadya Karina, mengungkapkan jika koleksi itu terinspirasi dari angin yang segar dan bersih yang muncul di awal musim semi. "Bertajuk Maalia, busana ini terinspirasi dari awal musim semi yang biasanya sudah mulai merasakan dara hangat namun sebenarnya masih ada angin segar segar sisa musim dingin yang masih tersisa," kata perempuan yang akrab disapa Karin ini.

Biasanya Karin bersama dua motor Kami Idea lainnya, Istafiana Candarini dan Afina Candarini banyak bermain dengan warna-warna bumi, seperti cokelat, merah bata, dan terakota. Perubahan cukup menonjol ini membuat koleksi Kami Idea terasa segar. Di sisi lain, karakter feminin, elegan dan effortless tetap terjaga. Kesan mewah pun diperkuat dengan tambahan detail payet yang cantik dan tidak berlebihan.

Skotlandia dan Jepang
Nuansa putih juga tampil dalam koleksi baru Diniira. Namun, putih tidak tampil keseluruhan, tetapi dipadukan dengan warna shocking maupun dengan material bermotif etnik.

Pada koleksi Diniira palet warna putih dipadukan dengan pink metalik. Daya tarik lebih besar sebenarnya ada pada potongan busana yang berkesan ala kesatria tempo dulu.

Itu terlihat pada potongan kemeja yang berkerah tinggi dan memiliki panjang badan dan lengan yang menjuntai. Kesan tangguh diperkuat dengan deretan kancing berwarna emas pada lingkar pergelangan tangan dan sepanjang samping belahan kemeja.

Dini Pratiwi, sang desainer label itu menjelaskan jika koleksinya terinspirasi dari warisan kebudayaan Skotlandia bertajuk Alba. Mengambil tajuk Alba, koleksi itu menjumput kisah-kisah sejarah, cerita rakyat hingga pesona alam Skotlandia. Selain itu, Dini juga mengambil potongan busana gaya Victorian.

Koleksi tersebut terdiri dari 10 set busana yang. Tidak hanya padanan kemeja dan celana, Dini juga mengeluarkan berbagai gaun dengan potongan mermaid maupun empire. Lalu, ada pula permainan jubah pendek (cape). Selain putih dan pink metalik, warna lain yang banyak digunakan ialah hitam.

Sementara itu, koleksi Barli Asmara lebih memilih palet beige. Barli memadukannya dengan biru indigo pada kain yang bermotif shibori, yakni batik ala 'Negeri Sakura' dengan teknik cetak digital. Bertajuk Shubarashi, Barli mengaku mendesainnya untuk pribadi yang ingin terlihat cantik, menarik dan menawan.

Material linen yang nyaman dipadankannya dengan bahan organza yang ringan, busana muslim ini bergaya tumpuk dengan paduan aksen draperi. Salah satunyaialah kaftan berwarna beige dengan belt bermotif yang menjuntai kebawah. Ada pula atasan dengan layer, outer berlengan lebar, vest, hingga celana berpotongan lurus dengan konsep siap pakai yang mudah dipadupadankan.

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More