Belajar Jadi Pemimpin yang Keren

Penulis: Safira Hanan Nafi'ah Pada: Selasa, 01 Mei 2018, 01:25 WIB Weekend
Belajar Jadi Pemimpin yang Keren

DOK PRIBADI

Itulah salah satu pesan penting yang kami dapat dari Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang diselenggarakan di sekolah kami. Diikuti perwakilan OSIS, musyawarah perwakilan kelas (MPK), aktivis Adiwiyata, dan ekstrakurikuler, serta Duta Literasi, total ada 89 peserta dari total 626 siswa.

"Siswa zaman sekarang perlu berlatih berpendapat dan menyalurkan aspirasi mereka langsung dalam suatu organisasi," kata pembicara tamu Varanta Noel Billsano Manuhutu yang kami sapa kak Noel.

Tantangan pun diberikan, para peserta yang terbagi dalam banyak departemen harus menyusun proposal penyelenggaraan kegiatan.

Tak cuma itu, di penghujung acara, para peserta harus menyampaikan berbagai aspirasi dan inovasi mereka bagi kemajuan madrasah. Berstatus sebagai madrasah plus keterampilan, sekolah kami eksis di aneka kompetisi dan acara. Di antaranya, predikat Sekolah Adiwiyata Nasional, Sekolah Ramah Anak, Madrasah plus Keterampilan, hingga Madrasah Literasi.

LDK di Hotel Wijaya Kaliurang, Yogyakarta, dilaksanakan mulai 31 Maret sampai 1 April 2018. Para peserta luar biasa antusias, mereka bangga karena terpilih. Kian istimewa karena tahun ini, bukan cuma pengurus OSIS yang jadi peserta. Tentunya, diharapkan semakin banyak pula gagasan dan pemikiran keren buat sekolah.

Selain itu, kami juga dilatih agar dapat menjadi inspirasi serta suri teladan bagi teman-teman yang lain. Berbagai metode dan pelatihan yang diadakan mengasah kami percaya diri, bertanggung jawab, berani berpendapat, dan disiplin.

Tentunya ada canda tawa, tapi kami tetap serius berpikir, menyusun strategi, serta hati-hati merangkai ide agar pendapat yang dilontarkan aplikatif.

Puncak tantangan LDK terjadi pada hari kedua, dimulai dengan diskusi masing-masing departemen yang kemudian dipresentasikan di depan umum. Para peserta lain dan guru-guru menanggapi.

"Banyak terbit ide baru yang patut dipertimbangkan, gagasan brilian banyak muncul dari masing-masing departemen," ujar ibu Kepala Sekolah kami, Anita Isdarmini.

Setelah sesi presentasi di depan peserta lain dan panitia, serta proses perdebatan dan diskusi, LDK 2 hari itu menghasilkan berbagai macam ide dan gagasan untuk kemajuan MAN 2 Kulon Progo. Di antaranya dari OSIS, ada pekan Ramadan, kompetisi futsal, pensi perpisahan, dan karnaval.

Sementara itu, dari tim Adiwiyata, kegiatan penghijauan area madrasah yang kian intens, sedangkan dari Duta Literasi akan melakukan jariyah buku bagi perpustakaan utama dan perpustakaan kejujuran.

"Masing-masing program unggulan nantinya akan didata ulang agar dapat dilaksanakan sesuai rencana," kata ibu Anita yang selalu menekankan kami untuk berkontribusi menyiapkan diri menuju sekolah bertaraf global.

Buat saya, pembelajaran yang didapat menjadi seorang pemimpin yang terhormat dan disegani tentu tidak mudah. Akan tetapi, bukan berarti tidak bisa dilakukan.

Saya mengasah aneka keterampilan, keberanian, dan percaya diri agar nantinya mampu menjadi seorang pemimpin yang bertanggung jawab, amanah, dan disiplin. Tentunya, agar bisa berkontribusi bagi sebaya, maupun masyarakat. Kamu juga kan!

 

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More