Berbuka Puasa ala Golden Dragon

Penulis: (Riz/M-3) Pada: Sabtu, 19 Mei 2018, 23:20 WIB Weekend
Berbuka Puasa ala Golden Dragon

MI/ADAM DWI

MENCICIPI hidangan Timur Tengah saat Ramadan sudah biasa. Namun, bagi Anda yang ingin melepas dahaga dan rasa lapar setelah berpuasa seharian dengan hidangan yang anti-mainstream patut mampir ke sini.

Coba Anda berkunjung ke restoran Golden Dragon di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta. Restoran tersebut ialah restoran yang menyajikan beragam makanan khas 'Negeri Tirai Bambu', seperti aneka dimsum, bebek peking, bahkan sampai makanan-makanan premium, seperti sup sirip hiu, sup sarang burung walet, dan abalon.

Pilihan dim sum yang disajikan sendiri beraneka ragam, Hakaunya bertekstur kenyal dan lembut dengan udang yang gurih di dalamnya. Lalu, ada Siau May isi ayam dan udang yang ditaburi telur ikan salmon bertekstur kenyal dengan cita rasa gurih. Pilihan dimsum lainnya ada lumpia kulit tahu yang isiannya ialah ayam dan udang, kulit tahunya renyah dan gurih.

Sementara itu, hidangan utama Anda patut mencoba bebek peking. Bebek peking yang disajikan Golden Dragon berbeda dengan bebek peking pada umumnya. Pasalnya, di retoran ini bebek diisikan rempah-rempah khas Tiongkok di bagian dalamnya sehingga membuat dagingnya lebih wangi dan lebih kaya rasa. Tekstur daging bebeknya yang lembut, kulit bebeknya yang renyah dan garing, serta bumbu-bumbunya yang meresap merupakan sebuah perpaduan yang pas yang akan memanjakan lidah Anda.

"Penyajian peking duck kita berbeda, yaitu langsung di-serve di depan tamu. Yang membedakan juga adalah rempah-rempah ada di dalam bebek, rempah-rempah khas Tiongkok sehingga rasanya agak berbeda karena lebih wangi," jelas chef dari Golden Dragon, Rizki Prandika, kepada Media Indonesia, Rabu (9/5).

Hidangan lain yang patut dicoba ialah sup sarang burung walet. Sup ini dipercaya memiliki khasiat kesehatan dan kecantikan. Butuh waktu enam jam untuk menciptakan kaldu sup yang menggugah. Kuahnya terbuat dari rebusan ayam dan tulang-tulang yang dimasak selama 6 jam hingga mengental. Di restoran ini kuah ini merupakan superior soup.

Sementara itu, untuk proses sarang burung waletnya butuh waktu yang lebih lama untuk pengolahannya, yakni butuh direndam air yang dipanaskan dengan api kecil selama 1 hari dalam superior soup hingga menciptakan rasa kenyal nan spesial.

Yang spesial dari restoran ini ialah Abalon. Abalon merupakan kerang (moluska) dari famili Haliotidae yang kaya akan protein, serat, yodium, zinc, zat besi, kalium, vitamin A, vitamin E, vitamin B12, omega 3, dan magnesium.

Kerang ini terbilang spesial karena harga yang dibanderol cukup fantastis, yakni Rp1,8 juta per porsinya. Abalon yang digunakan adalah abalon Australia yang dikukus selama 3 jam dan disajikan dengan kuah spesial yang terbuat dari hancuran ayam dan bebek yang dimasak sampai kental.

Untuk menikmati menu buka puasa tersebut, harga yang dibanderol bervariasi. Untuk aneka dim sumnya dijual dengan harga Rp75 ribu nett untuk 3 porsi, sedangan untuk sup sarang burung walet dijual dengan harga yang bervariasi tergantung kualitas bahan yang diinginkan, yaitu mulai dari Rp188 ribu ++ sampai Rp400 ribu.

Berita Terkini

Read More

Poling

TEKA-teki kontestan Pilpres 2019 terkuak sudah. Joko Widodo akhirnya memilih Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin sebagai cawapres sedangkan Prabowo Subianto berpasangan dengan Sandiaga Uno. Mereka saat ini tengah melengkapi persyaratan dan akan mendatangi KPU pada Jumat (10/8) di batas akhir pendaftaran Capres/Cawapres 2019. Dari dua pasangan itu, siapa pilihan Anda?





Berita Populer

Read More