Smart City Kanggo Wong Cilik Hadir di Kota Serang

Penulis: Micom Pada: Jumat, 18 Mei 2018, 18:15 WIB Ekonomi
Smart City Kanggo Wong Cilik Hadir di Kota Serang

Ist

KOTA Serang segera memiliki perumahan berkonsep Smart City Kanggo Wong Cilik yang ditujukan untuk kelas menengah ke bawah.

Perumahan yang terletak di Taktakan, Kota Serang, Banten, ini merupakan perumahan bersubsidi yang dikelola PT Akar Karniis bernama Griya Kartika Indah.

Direktur PT Akar Kaniis Indonesia, Sanurdiwati Sanusi, menjelaskan, konsep smart city tersebut baru pertama kali diterapkan untuk rumah bersubsidi, sebab menurutnya, konsep smart home dikenal hanya bagi masyarakat menengah ke atas.

"Kami mencoba merealisasikan konsep smart city bagi kalangan menengah ke bawah," kata Sanusi usai peluncuran dan peletakan batu pertama Perumahan Griya Kartika Indah, di Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Jumat (18/5).

Ia menjelaskan, pihaknya akan membangun sebanyak 720 unit rumah bersubsidi tipe 30 dengan harga Rp131 juta dengan cicilan Rp800.000 per bulan.

"Kami targetkan 720 unit, nanti ada area pengembangan 30 hektare. Kami akan plot pertama 16 ruko, area komersial 44 unit dan sisanya rumah subsisdi. Kami juga menyiapkan bagi rumah subsidi menggunakan kloset duduk, semuanya," jelasnya.

Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Serang, Sulhi Choir, yang didampingi Guntur Setiadi Muhammad mengatakan, di dalam melaksanakan niat yaitu membangun kesejahteraan masyarakat kurang mampu, patut bersyukur dengan hadirnya perumahan bersubsidi di Kota Serang.

"Perumahan bersudsidi ini akan memberi dampak positif bagi masyarakat. Saya yakin perumahan ini akan menambah ramainya daerah ini dan akan menambah hidupnya suasana Kecamatan Taktakan," pungkasnya. (RO/OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More