Pertama Kali, KPK Tetapkan Korporasi Sebagai Pelaku Pencucian Uang

Penulis: Putri Anisa Yuliani Pada: Jumat, 18 Mei 2018, 15:19 WIB Politik dan Hukum
Pertama Kali, KPK Tetapkan Korporasi Sebagai Pelaku Pencucian Uang

MI/RAMDANI

PERTAMA kali dalam sejarah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga antirasuah itu menetapkan korporasi sebagai pelaku tindak pidana pencucian uang (TPPU).

"Ini merupakan penyidikan pencucian uang pertama yang dilakukan KPK dengan pelaku korporasi," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jumat (18/5).

Korporasi yang ditetapkan KPK sebagai tersangka yaitu PT Putra Ramadhan atau PT Tradha. Perusahaan itu dimiliki Bupati Kebumen non aktif Muhammad Yahya Fuad yang sebelumnya juga telah ditahan oleh KPK.

Penetapan itu berasal dari pengembangan penyidikan atas Yahya Fuad yang sebelumnya dijerat KPK dengan dugaan menerima suap dan gratifikasi terkait sejumlah proyek di Kebumen. Dalam pengembangan kasus ini, KPK menemukan fakta baru terkait keterlibatan perusahaan yang dikendalikan Yahya Fuad tersebut. Fakta terbaru itu yakni dalam mengendalikan PT Tradha untuk turut serta ikut dalam proyek pengadaan, ia menggunakan lima perusahaan yang berbeda.

"KPK menemukan fakta-fakta dugaan tersangka MYF (Muhammad Yahya Fuad) selaku pengendali PT Putra Ramadhan atau PT Tradha baik secara langsung maupun tidak langsung dengan sengaja turut serta dalam pengadaan proyek di Pemkab Kebumen dengan meminjam 'bendera' 5 perusahaan lain untuk menyembunyikan atau menyamarkan identitas," terang Syarif.

Setelah memenangkan proyek melalui perusahaan lain, PT Tradha disebut Syarif menampung uang dari para kontraktor. Uang-uang itu merupakan commitment fee atas proyek-proyek di Pemkab Kebumen.

"PT Putra Ramadhan atau PT Tradha disangkakan melanggar Pasal 4 dan/atau Pasal 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang," kata Syarif. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

TEKA-teki kontestan Pilpres 2019 terkuak sudah. Joko Widodo akhirnya memilih Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin sebagai cawapres sedangkan Prabowo Subianto berpasangan dengan Sandiaga Uno. Mereka saat ini tengah melengkapi persyaratan dan akan mendatangi KPU pada Jumat (10/8) di batas akhir pendaftaran Capres/Cawapres 2019. Dari dua pasangan itu, siapa pilihan Anda?





Berita Populer

Read More