Pintu Masuk Tol Sidoarjo-Surabaya Ditutup Gara-Gara Benda Diduga Bom

Penulis: Heri Susetyo Pada: Jumat, 18 Mei 2018, 13:05 WIB Nusantara
Pintu Masuk Tol Sidoarjo-Surabaya Ditutup Gara-Gara Benda Diduga Bom

MI/Heri Susetyo

BENDA mencurigakan diduga bom dilempar pengendara sebuah sedan putih di gardu 7 pintu masuk jalan tol Sidoarjo-Surabaya, Jumat (18/5). Akibatnya, pintu masuk tol dari arah Kota Sidoarjo menuju Surabaya ditutup.

Temuan benda diduga bom itu awalnya disampaikan seorang perempuan pengendara minibus. Saat itu, dia melihat pengendara sedan putih melempar sesuatu.

"Kami kumudian melihat dan ternyata benda tersebut berbentuk bom. Ada tiga yang dirangkai dan ada kabelnya juga," kata Munir Sundoro, 37, petugas keamanan pintu masuk tol.

Peristiwa pelemparan benda mencurigakan diduga bom ini terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Pada saat itu, gardu tol 7 dijaga petugas Inez.

Pihak petugas tol kemudian melaporkan temuan benda mencurigakan ini ke aparat Polresta Sidoarjo. Pihak Polresta Sidoarjo kemudian menindaklanjuti laporan temuan benda diduga bom ini ke Gegana Polda Jatim.

Hingga pukul 13.00 WIB, pintu masuk dari Kota Sidoarjo ke arah Surabaya masih ditutup. Namun, jalur sebaliknya, pintu keluar tol kendaraan dari Surabaya ke Kota Sidoarjo masih buka. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More