Tangani Pasien Buron, Dokter Harus Lapor Pimpinan RS

Penulis: Putri Anisa Yuliani Pada: Jumat, 18 Mei 2018, 12:48 WIB Polkam dan HAM
Tangani Pasien Buron, Dokter Harus Lapor Pimpinan RS

MI/BARY FATHAHILAH

SAKSI ahli kedokteran bidang internis Jose Rosma menyebut dalam hal menangani pasien yang berstatus buron, dokter harus melaporkan hal itu kepada pimpinan rumah sakit atau ke pihak kepolisian.

Menurutnya, hal itu wajib dilakukan agar rumah sakit bisa mempersiapkan kuasa hukum jika berhubungan dengan aparat penegak hukum nantinya.

"Menurut saya wajib, Pak. Menurut saya sih. Supaya nantinya manajemen atau pimpinan bisa menyiapkan kuasa hukum dan lain sebagainya," kata Jose di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta, Jumat (18/5) dalam sidang lanjutan kasus merintangi pemeriksaan KPK dengan terdakwa Bimanesh Sutarjo.

Bimanesh Sutarjo adalah dokter yang merawat terpidana korupsi KTP-E Setya Novanto di RS Medika Permata Hijau setelah mengalami kecelakaan mobil pada 16 November 2017 lalu.

Dalam kasus itu, saksi pelaksana tugas manajer pelayanan medik RS Medika Permata Hijau saat itu, Alia Shahab, dihubungi Bimanesh untuk menyiapkan ruang rawat bagi Novanto yang dikatakan memiliki sakit hipertensi, ginjal, dan vertigo.

Mengetahui status hukum Novanto yang tengah dicari-cari KPK, Alia melaporkan rencana masuknya Novanto ke RS Medika Permata Hijau kepada direktur RS. Namun, sebelum melaporkan hal tersebut, Bimanesh sudah terlebih dahulu melarang Alia melakukannya.

Dalam kasus ini, Bimanesh didakwa pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi, yang diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. (OL-2)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Setujukah Anda aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan menindak tegas terorisme di Indonesia?





Berita Populer

Read More