Di Nusakambangan, Aman bisa Ceramah dan Video Call ke Pengikutnya

Penulis: Akmal Fauzi Pada: Jumat, 18 Mei 2018, 11:45 WIB Politik dan Hukum
Di Nusakambangan, Aman bisa Ceramah dan Video Call ke Pengikutnya

AFP/BAY ISMOYO

AMAN Abdurrahman tetap bisa memberikan ceramah ke pengikutnya meski mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kembang Kuning, Nusakambangan, Cilacap.

Selain memberikan ceramah ke orang yang menjenguknya, Aman juga beberapa kali memberikan ceramah melalui video call ke pengikutnya yang mengadakan pertemuan.

"Adalah fakta terdakwa saat ditahan di LP masih bisa aktif memberikan kajian yang kebetulan dalam satu lapas atau pun orang-orang yang menjenguk di lapas dan juga melalui video call," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Anita Dewayani, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (18/5)

JPU menilai, isi materi ceramah Aman sangat berpengaruh ke pengikutnya. Bahkan, salah satu pelaku teror di Markas Polda Sumatera Utara (Sumut), Syawaluddin Pakpahan sebelum beraksi membaca materi ceramah Aman di blog pribadi Aman.

"Selama kajian yang disampaikan terdakwa yang dimuat di blog sangat berpengaruh salah satunya seorang Syawaluddin Pakpahan," jelas JPU (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More