PMI DIY Pastikan Stok Darah Mencukupi Selama Bulan Puasa

Penulis: Agus Utantoro Pada: Jumat, 18 Mei 2018, 11:32 WIB Nusantara
PMI DIY Pastikan Stok Darah Mencukupi Selama Bulan Puasa

ANTARA/Fikri Yusuf

PALANG Merah Indonesia (PMI) Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, selama bulan Ramadan, stok darah mencukupi. Karena itu, masyarakat yang memerlukan diminta tidak panik dan dapat menghubungi PMI DIY di Pelemgurih, Jalan Wates Yogyakarta.

Menurut dia, kalau pun terjadi penurunan stok, kondisinya masih tetap aman.

"Penurunan stok darah biasanya terjadi saat bulan puasa, minggu kedua lebaran, atau awal tahun. Melihat jumlah stok sampai hari ini, Kamis (17/5), diperkirakan masih aman sampai dengan pertengahan bulan puasa," kata Ketua Bidang Unit Donor Darah PMI DIY Suryanto di Yogyakarta, Kamis (17/5).

Lebih lanjut ia mengatakan, selama Ramadan, jumlah pendonor diperkirakan mengalani penurunan dibandingkan dengan waktu-waktu lainnya, sementara kebutuhan biasanya tetap.

Karena itu, imbuhnya masing-masing Unit Donor Daerah PMI di DIY memiliki strategi yang menyesuaikan kondisi masyarakat setempat.

Ia kemudian mencontohkan yang dilakukan Unit Donor Darah PMI Kota Yogyakarta. Sejak Selasa (15/5), PMI Kota Yogyakarta melakukan upaya jemput bola dengan menyebar pesan melalui media sosial WhatsApp ke 5.000 pendonor darah sukarela untuk mendonorkan darah mereka.

Strategi lain yang dilakukan PMI Kota Yogyakarta adalah dengan membuka pelayanan donor darah mulai 16 Mei sampai dengan 16 Juni 2018 pada pukul 07.00-24.00 WIB. Selain itu mengimbau masyarakat untuk mendonorkan darahnya setelah Tarawih.

PMI Kabupaten Sleman, Bantul, Gunungkidul dan Kulonprogo membuka pelayanan donor darah mulai pukul 08.00-12.00 WIB dan pada pukul 18.00-22.00 WIB.

PMI Bantul menyediakan bingkisan bagi pendonor darah yang mendonorkan darahnya di UDD (Unit Transfusi Darah) PMI Kabupaten Bantul berupa kaos selama bulan Ramadan. Sedangkan PMI Kabupaten Sleman dan Kulonprogo akan memberikan doorprize kepada pendonor darah yang beruntung dalam pengambilan undian yang akan diundi pada akhir Ramadan.

Menurut Suryanto, selama menjalankan ibadah puasa, seseorang boleh saja melaksanakan donor darah, asal syarat donor terpenuhi.

"Donor Darah itu prinsipnya menyehatkan untuk kedua belah pihak baik yang ditranfusi maupun yang berdonor darah," kata Suryanto.

Selama ini, imbuhnya,  kebutuhan darah di DIY selalu tercukupi. Berdasarkan data akhir 2017, PMI telah memenuhi kebutuhan itu sebanyak 69.975 kantong darah atau sekitar 94 persen dari kebutuhan darah di DIY.

Sedangkan data triwulan pertama tahun 2018 tercatat produksi darah di DIY sebanyak 36.213 kantong darah untuk melayani kebutuhan seluruh rumah sakit di DIY, serta di luar daerah seperti Jawa Tengah bagian selatan. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More