Pengamanan Akses Darat-Udara Bandara Soekarno-Hatta Diperketat

Penulis: Antara Pada: Jumat, 18 Mei 2018, 09:48 WIB Megapolitan
Pengamanan Akses Darat-Udara Bandara Soekarno-Hatta Diperketat

ANTARA/Lucky R

PENGAMANAN akses sisi darat dan sisi udara Bandara Internasional Soekarno-Hatta terus ditingkatkan melalui pemeriksaan seiring terjadinya beberapa upaya teror di Tanah Air. Status bandara itu pun meningkat menjadi Siaga Satu.    

Senior Manager of Aviation Security Rescue and Fire Fighting Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tommy Hadi Bawono, Jumat (18/5), mengatakan Tim dari K9 Brimob Polda Metro Jaya yang terdiri dari 10 tim turut diterjunkan dengan bertugas di sisi darat Terminal serta di Gedung Transit Oriented Development (TOD).    

Peningkatan pengamanan di sisi darat terdiri dari area curbside, nonterminal building dan gedung parkir terminal.     

"Kami bersatu melawan terorisme, melakukan patroli jalan kaki di sepanjang curbside. Begitu pun dengan gedung nonterminal, seperti gedung perkantoran di area pintu masuk dan keluar kendaraan," katanya.

Total kekuatan pengamanan Bandara Soekarno-Hatta mencapai 4.020 personel. Terdiri dari Avsec, BKO TNI, serta security guard.

"Belum termasuk dari pihak kepolisian," ujar Tommy. "Sisi udara memang harus clean and clear. Seluruhnya harus diperiksa baik peralatan kerja dan kendaraan di sana. Selain itu kami melakukan pengecekan parking stand sebelum pesawat tiba dan berangkat. Proses loading dan un-loading kargo pun ditingkatkan pengetatannya."

Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan, PT Angka Pura II telah menginstruksikan kepada 14 bandara untuk melakukan peningkatan pengawasan dengan sistem Randome Check mencapai enam kali dari biasanya hanya empat kali.

Peningkatan keamanan tersebut tak hanya dilakukan oleh internal keamanan Bandara Soekarno-Hatta tetapi juga dibantu dengan personil gabungan lainnya.

"Peningkatan pelayanan pemeriksaan pengawasan kami perketat. Randome check diintensifkan sampai dengan enam kali yang biasanya hanya empat kali," ujarnya.

Penerapan skema keamanan tersebut juga diberlakukan pada seluruh bandara yang dikelolanya.

"Kami sudah mengintruksikan seluruhnya ada 14 bandara yang kurang lebih skemanya sama, ada pengetatan, ada peningkatan randome chek hingga penebalan personel," tuturnya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More