Sidang Aman Abdurrahman Dijaga 177 Personel Gabungan

Penulis: Fachri Audhia Hafiez Pada: Jumat, 18 Mei 2018, 08:47 WIB Politik dan Hukum
Sidang Aman Abdurrahman Dijaga 177 Personel Gabungan

ANTARA/Reno Esnir
Aman Abdurrahman

SIDANG pembacaan tuntutan terhadap terdakwa kasus terorisme Aman Abdurrahman mendapatkan penjagaan ketat. Sebanyak 177 personel gabungan diterjunkan untuk mengawal sidang.

"Polri terdiri dari 147 personel dan dan TNI 30 personel," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Jumat (18/5).

Indra mengatakan penjagaan ketat dilakukan di dalam dan di luar area PN Jakarta Selatan. Pengunjung yang memasuki area pengadilan diperiksa untuk mensterilkan sidang.

"Ini memang prosedur tetap persidangan. Setiap sidang dilakukan, tidak ada benda-benda lain yang ada di ruang persidangan. Harus betul-betul steril," tutur Indra.

Sidang pembacaan tuntutan untuk Aman sedianya digelar pada Jumat (11/5). Namun, persidangan ditunda lantaran jaksa penuntut umum (JPU) tidak bisa menghadirkan terdakwa.

Aman alias Oman didakwa sebagai aktor intelektual yang memberikan doktrin kepada pelaku bom bunuh diri di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, 14 Januari 2016. Dia juga disebut ada di balik teror bom Kampung Melayu dan Samarinda.

Dia memberikan doktrin kepada para pengikutnya yang mengunjunginya di penjara. Mereka diperintahkan berjihad dengan menjadikan warga negara asing, terutama Prancis dan Rusia, sebagai target.

Kini, Aman harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Aman didakwa dengan Pasal 14 juncto Pasal 6 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More