Kepercayaan Publik Harus Dipertimbangkan Sebelum Jual Saham Perusahaan Bir

Penulis: Tosiani Pada: Jumat, 18 Mei 2018, 07:39 WIB Megapolitan
no-image.jpg

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mesti mempertimbangkan eksistensi perusahaan dan kepercayaan publik sebelum memutuskan menjual saham PT Delta. Sebab, perusahaan itu sudah go public.

“Karena ini sudah menjadi milik publik, untuk menjual saham perusahaan harus hati-hati. Tidak boleh gembar gembor ngomong di media,” ujar Pengamat Perkotaan dari Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (KATAR), Sugiyanto, di Jakarta, Jumat (18/5).

Sugiyanto berpendapat, untuk perusahaan yang sudah go public seperti PT Delta, adanya pergerakan di perusahaan bisa berdampak pada kepercayaan publik.

Karenanya, perusahaan yang semula sebenarnya tidak ada masalah, bisa terpengaruh oleh sikap dan omongan negatif pemerintah. Lama-lama perusahaan bisa terguncang dan malah bangkrut karena publik tidak lagi percaya pada perusahaan itu.

“Karena menyangkut kepercayaan publik, perusahaan yang semula tidak apa-apa, tidak ada masalah, tapi kalau pemerintah negatif, publik jadi tidak percaya. Nanti malah banyak yang ikut melepas sahamnya juga, perusahaan yang semula tidak masalah jadi guncang, nanti bisa bangkrut, harus hati-hati,” kata Sugiyanto.

Sugiyanto mengingatkan Pemprov, kendati mungkin tujuan menjual saham itu baik, dan merupakan hak Pemprov, namun harus dipertimbangkan lagi. Terutama soal eksistensi perusahaan dan kepercayaan masyarakat pada perusahaan.

“Harus hati-hati, dipertimbangkan lagi, walaupun tujuannya baik, tapi perlu dipertimbangkan eksistensi perusahaan dan kepercayaan masyarakat," pungkas Sugiyanto. (OL-2)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Setujukah Anda aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan menindak tegas terorisme di Indonesia?





Berita Populer

Read More