HS yang Tewas di Sidoarjo Bertugas Memasok Bahan Bom

Penulis: Daviq Umar Al Faruq Pada: Jumat, 18 Mei 2018, 07:08 WIB Nusantara
HS yang Tewas di Sidoarjo Bertugas Memasok Bahan Bom

THINKSTOCK

HS, 46, terduga teroris yang yang ditembak mati di Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (16/5) malam, diduga kuat merupakan pemasok baham kimia pembuat bom. HS merupakan jaringan BS, peracik bom, yang juga tewas ditembak petugas.

"HS adalah kakak ipar sekaligus jaringan dari BS," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, saat dikonfirmasi, Kamis (17/5).

Tim Densus 88 Antiteror telah menggeledah rumah HS di Perum Bukit Singosari Raya RT 01/RW 10 Blok G Nomor 1, Candirenggo, Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Penggeledahan berlangsung empat jam dan berakhir pada Kamis (17/5) pukul 20.10 WIB.

Penggeledahan dilakukan terhadap tiga rumah yang dipasrahkan atau menjadi tanggung jawab HS di wilayah tersebut.

Dari hasil penggeledahan, polisi mengamankan satu unit CPU, dua buah buku harian, satu nametag Jawa Pos Group, JP Book, satu buku data Alumni SMPN 6 Surabaya Angkatan tahun 1982, dan sejumlah data kependudukan.

Lurah Candirenggo Wiwik Mariati mengaku dirinya diminta mendampingi polisi melakukan penggeledahan. Dia melihat langsung barang bukti yang kemudian disita.

"Semua barang bukti itu masih mau diselidiki lagi," katanya usai penggeledahan.

Wiwik bakal memperketat keamanan di wilayahnya. Terutama untuk mencegah masuknya orang-orang yang tidak memiliki identitas yang jelas.

"Siskamling akan kita galakan lagi. Lapor RT satu kali 24 jam apabila ada tamu. Bagi warga yang akan masuk wilayah ini harus dilengkapi KK, KTP, dan data kependudukan lainnya," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, tiga terduga teroris ditangkap di dua lokasi berbeda di Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu, 16 Mei 2018 malam. Mereka adalah W, HS, dan DL. Ketiganya diduga terlibat teror di Surabaya dan Sidoarjo.

W dan HS disergap di Jalan Avia, Perumahan AURI, Kwadengan, Sidoarjo. Keduanya ditangkap seusai pulang tarawih. Saat penyergapan, HS tewas ditembak karena melawan.

Sedangkan, DL ditangkap di di Perumahan TNI AL, di Desa Sugihwaras, Kecamatan Candi, Sidoarjo. Dari rumah DL, diamankan barang bukrti yakni rompi antipeluru, sebuah busur dan lima anak panah, serta buku-buku tentang jihad. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More