Rusia akan Hukum Tujuh Orang Terkait Yel Rasisme

Penulis: Basuki Eka Purnama Pada: Jumat, 18 Mei 2018, 07:00 WIB Sepak Bola
Rusia akan Hukum Tujuh Orang Terkait Yel Rasisme

Paul Pogba dan Ousmane Dembele (kedua dan ketiga dari kiri)--AFP/FRANCK FIFE

TUJUH pendukung yang diduga melontarkan yel rasisme terhadap pemain Prancis Paul Pogba dan Ousmane Dembele dalam laga persahabatan di Saint Peterburg akan dihukum. Hal itu diungkapkan Ketua Penyelenggara Piala Dunia 2018 Alexey Sorokin, Kamis (17/5).

FIFA telah mendenda Federasi Sepak Bola Rusia sebesar 25 ribu euro setelah Pogba dan Dembele menjadi target suara kera dalam laga yang berakhir 3-1 untuk kemenangan Prancis pada Maret lalu.

"Tujuh orang telah diidentifikasi terkait insiden itu. Mereka harus dihukum," ujar Sorokin dalam sebuah acara di sebuah hotel di Paris.

Sorokin menyebut hukuman itu bisa berupa larangan menonton lima laga dan jika pelanggarannya serius, skorsing seumur hidup.

"Insiden rasisme bisa terjadi di masa saja termasuk Rusia. Selama beberapa tahun terakhir, kita melihat jumlah insiden itu menurun di laga internasional dan Divisi I," ungkap Sorokin.

"Kejadian itu sangat langka. Kami sangat menyesalkan insiden itu terjadi dalam laga melawan Prancis," pungkasnya. (AFP/OL-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More