Jangan Buat Kegaduhan dengan Provokasi

Penulis:  Selamat Saragih Pada: Kamis, 17 Mei 2018, 22:55 WIB Politik dan Hukum
Jangan Buat Kegaduhan dengan Provokasi

ist

POLITISI Partai Demokrasi Indonesia (PDI Perjuangan) Effendy Sianipar mengecam aksi brutal teroris di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Riau kemarin.

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Riau I ini meminta masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan, dan tak mudah terpancing dengan provokasi yang justru menambah kegaduhan.

"Penyerangan Mapolda Riau merupakan perbuatan biadab dan keji. Apalagi ada korban jatuh dari anggota polisi," ujarnya di Jakarta, Kamis (17/5).

Effendy berharap, aparat kepolisian di seluruh Indonesia terus meningkatkan kewaspadannya. Karena yang menjadi target para teroris selama ini adalah polisi.

Sebelumnya, Mapolda Riau, Rabu (16/5), sekitar pukul 09:05 WIB diserang teroris yang menggunakan mobil jenis Avanza. Saat akan dilakukan pemeriksaan di pos pintu masuk Polda, tiba-tiba dari dalam mobil keluar empat pelaku yang membawa samurai. 

Mereka langsung melakukan penyerangan kepada petugas yang berjaga di pintu keluar Polda Riau. Dalam aksi ini, 4 teroris tewas ditembak petugas. Sementara satu anggota polisi bernama Ipda Auzar gugur akibat serangan tersebut. (O-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More