Harry dan Markle Pilih Kereta Kencana untuk Prosesi Pernikahan

Penulis: MICOM Pada: Kamis, 17 Mei 2018, 21:27 WIB Internasional
Harry dan Markle Pilih Kereta Kencana untuk Prosesi Pernikahan

AFP/ODD ANDERSEN
Kereta Ascot Landau ditarik oleh kuda-kura Windsor Grey pada gladi resik prosesi pernikahan, di luar Kastil Windsor 17 Mei 2018

PANGERAN Inggris Harry dan calon istrinya, Meghan Markle, pada Rabu (17/5), mengatakan mereka telah memilih kereta kencana kerajaan dengan atap terbuka untuk perjalanan menyusuri Istana Windsor pada pernikahan mereka 19 Mei mendatang.

Harry dan tunangannya asal Amerika Serikat itu akan naik kereta Ascot Landau saat melakukan perjalanan keliling kota setelah upacara pernikahan di Windsor, rumah Ratu Elizabeth di sebelah barat London.

"Pangeran Harry dan Nona Markle sangat menantikan perjalanan singkat itu, yang mereka harapkan memungkinkan mengungkapkan rasa terima kasih kepada semua orang, yang berkumpul bersama di Windsor untuk menikmati suasana hari istimewa tersebut," demikian pernyataan kantor Harry, Istana Kensington.

Upacara kereta kencana akan memperlihatkan pasangan itu berkendara dari istana melalui Windsor sebelum kembali ke Long Walk, jalan setapak terkenal, yang diapit pohon dan mengarah ke gerbang istana.

Terdapat lebih dari 100 gerbong dalam koleksi Royal Mews dengan lima Ascot Landaus. Harry pernah melakukan perjalanan menggunakan satu dari kereta tersebut pada pernikahan kakak laki-lakinya William dengan Kate Middleton pada 2011 ketika dia bertindak sebagai pendamping pengantin pria.

Istana Kensington mengatakan, kereta kencana tersebut akan ditarik oleh kuda Windsor Gray, yang menarik kereta kerajaan dan membawa anggota keluarga kerajaan Ratu Victoria pada abad ke-19, dan akan dikawal anggota Resimen Kavaleri Rumah Tangga Kerajaan. (Ant/OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More