Terduga Teroris di Cirebon Berprofesi sebagai Penjual Cilok

Penulis: Nurul Hidayah Pada: Kamis, 17 Mei 2018, 21:10 WIB Nusantara
 Terduga Teroris di Cirebon Berprofesi sebagai Penjual Cilok

ist

APARAT kepolisian menangkap dua orang terduga teroris jaringan JAD di Cirebon, Jawa Barat.  Sejumlah barang bukti disita dari rumah kontrakan salah satu terduga teriris itu.

Kapolda Jabar, Irjen  Pol Agung Budi Maryoto, saat berada di Desa Jemaras Kidul, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, Kamis (17/5), mengungkapkan bahwa keduanya berinisial H dan S, masing masing ditangkap di Kota dan Kabupaten Cirebon.  

"Keduanya masuk jaringan JAD," ungkap Agung.   Keduanya merupakan bagian dari penangkapan di Tambun,  Bekasi beberapa waktu lalu. 

Saat ini,  lanjut Agung,  keduanya dibkawa ke Jakarta untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. 

Sementara itu berdasar informasi yang berhasil dihimpun, S atau Suki, 27, ditangkap saat tengah membeli air mineral di salah satu toko di Desa Jemaras Kidul, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon. Suki ditangkap selepas salat Lohor.

Suki diketahui mengontrak rumah Junaidi,  salah satu tersangka bom Thamrin.  Suki berasal dari Desa Orimalang,  Kecamatan Klangenan,
Kabupaten Cirebon yang beristri orang asal Banten. Suki dikenal sebagai penjual cilok.

Gunawan,  Ketua RT 05 RW 02 Desa Jemaras Kidul, mengungkapkan jika Suki mengontrak di rumah Junaidi,  salah satu yang ditangkap pasca bom Thamrin. "Suki memang jarang bergaul dengan warga," ungkap Gunawan.  

Pada penggeledahan di rumah kontrakan Suki, ditemukan 2 buah aki berukuran besar,  tambang serta sejumlah barang yang dibawa dalam beberapa tas besar.  (A-5)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Setujukah Anda aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan menindak tegas terorisme di Indonesia?





Berita Populer

Read More