Jawa Tengah Siap Layani Mudik

Penulis: Cahya Mulyana Pada: Kamis, 17 Mei 2018, 20:30 WIB Ekonomi
Jawa Tengah Siap Layani Mudik

MI/WIDJAJADI

JAWA Tengah diklaim telah siap untuk menerima pemudik selama angkutan Lebaran 2018. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menilainya dari kesiapan infrastruktur yang memadai dan komitmen pemerintah daerah dalam menyukseskan angkutan Lebaran.

"Tahun lalu mudik berjalan sangat baik. Ini hasil kerja sama dengan pemerintah Jawa Tengah. Ini merupakan sejarah. Tahun ini harus lebih baik lagi," ujar Budi dalam keterangan pers, Kamis (17/5).

Agar bisa lebih baik lagi, pemerintah terus melakukan perbaikan dan penyelesaian infrastruktur seperti jalan tol dan jalan nasional nontol. Pembangunan jalan tol saat ini sebagian besar sudah bisa dilalui. Demikian pula dengan jalan nasional atau jalan nontol, kondisinya dari Jakarta ke Surabaya juga mulus dan aman dilalui.

"Jalan tol akan siap, hanya ada beberapa sesi yang perlu perbaikan menjelang kota Semarang. Minggu ini saya bersama Menteri PUPR akan melihat langsung jalan ke Semarang," ucapnya.

Ia meminta pemudik yang menggunakan mobil memilih jalan nasional nontol untuk mudik dan balik, sehingga tidak selalu bertumpu di jalan tol.

"Saya juga tidak fanatik jalan tol, karena sudah saya buktikan bahwa jalan nasional kita itu bagus. Jadi selain jalan tol gunakanlah juga jalan-jalan nasional," terangnya.

Selain jalan, infrastruktur yang siap digunakan pada angkutan Lebaran kali ini adalah terminal baru Bandara Ahmad Yani Semarang. Dengan adanya terminal ini Bandara Ahmad Yani akan mampu menampung penumpang hingga 9 kali lipat dengan kapasitas 6-7 juta penumpang.

“Insya Allah Lebaran kali ini terminal baru bandara Ahmad Yani sudah bisa digunakan," pungkasnya. (X-12)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More