Achmad Zaky Melawan Sifat Kaku dengan Jadi Model Iklan

Penulis: Rizky Noor Alam Pada: Jumat, 18 Mei 2018, 00:45 WIB Hiburan
Achmad Zaky Melawan Sifat Kaku dengan Jadi Model Iklan

Dok MI

PENDIRI dan CEO of Bukalapak, Achmad Zaky, sepertinya menikmati menjadi bintang iklan perusahaannya. Belum lama ini Zaky kembali muncul di iklan start-up itu dengan berperan menjadi pembalap. Pria berusia 31 tahun itu tidak ragu tampil konyol dengan mengendarai motor mini.  

Lalu ada pula iklan yang terinspirasi cerita rakyat Malin Kundang. Di situ Zaky berperan sebagai batu yang teronggok di tepi laut. Dari sederet iklan itu terlihat sosok Zaky yang santai dan juga nyeleneh. Nyatanya lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) yang memulai perusahaannya di 2010 itu mengaku dulu karakternya tidak seperti itu.

"Jadi, profesi sebagai model iklan itu menarik karena melatih saya. Dulu saya orangnya enggak bisa ngomong dan ini melatih melawan kekakuan saya," jelas Zaky kepada Media Indonesia, Rabu (16/5). Di sisi lain, pria berkacamata ini juga mengakui membintangi iklan perusahaan sendiri merupakan cara untuk lebih dekat pada pelanggan.

Soal perubahan sikap, Zaky mengatakan seiring dengan waktu ia tidak lagi kaku dalam menjalin obrolan. Kini sesuai dengan tuntutan perkembangan perusahaan, Zaky pun sudah luwes berbicara dengan para user dan partner. Bukalapak kini telah menjadi perusahaan unicorn, atau bernilai di atas US$1 miliar.

"Sekarang sudah unicorn dan alhamdulillah dikaruniai amanah dari investor untuk mengelola dana yang dipercayakan. Jadi, sekarang fokusnya saya jadi lebih banyak mikir, ngobrol sama user dan partner jadi lebih banyak mendengar," imbuh pria yang mewakili ITB di ajang Harvard National Model United Nations 2009.

Tidak hanya menjadi pribadi yang lebih mendengar, pria yang pernah menjadi pengusaha mi ayam ketika kuliah ini juga berupaya menjadi pemimpin yang selalu inovatif. Salah satunya ialah menyiapkan karyawan yang siap dengan cepatnya perubahan dunia digital.

Buka puasa masing-masing

Di Ramadan ini Zaky tidak mengurangi kesibukannya. Ia dan sang istri, Diajeng Lestari, yang merupakan pendiri start-up Hijup, memiliki agenda kegiatan yang padat yang tidak bisa dilewati. Sebab itu, keduanya pun sudah saling memahami kerap tidak bersama menjalani momen berbuka puasa. "Istri banyak acara saya juga banyak acara. Jadi dibagi saja. Paling kita momen bersamanya sudah pasti sahur. Kalau buka puasa biasanya sudah punya acara masing-masing. Jadi sudah saling mengerti," ujar ayah satu anak itu. Soal makanan, Zaky mengaku menggemari pecel dan gorengan untuk berbuka puasa.

Meski begitu, ritual-ritual istimewa keluarga sedapat mungkin dilaksanakan bersama. Salah satunya kebiasaan menziarahi makam orangtua di saat sebelum Ramadan. Pada tahun ini Zaky mengatakan kebiasaan itu dilakukannya seminggu menjelang Ramadan. Mereka pulang ke kampung kelahiran Zaky di Sragen, Jawa Tengah. (M-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

TEKA-teki kontestan Pilpres 2019 terkuak sudah. Joko Widodo akhirnya memilih Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin sebagai cawapres sedangkan Prabowo Subianto berpasangan dengan Sandiaga Uno. Mereka saat ini tengah melengkapi persyaratan dan akan mendatangi KPU pada Jumat (10/8) di batas akhir pendaftaran Capres/Cawapres 2019. Dari dua pasangan itu, siapa pilihan Anda?





Berita Populer

Read More