Petugas Libur, Sampah Menumpuk di Kota Tasikmalaya

Penulis: Kristiadi Pada: Kamis, 17 Mei 2018, 16:55 WIB Nusantara
Petugas Libur, Sampah Menumpuk di Kota Tasikmalaya

MI/Adi Kristiadi

MEMASUKI hari pertama bulan Ramadan, petugas dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya meliburkan diri hingga menyebabkan setiap lokasi banyak tumpukan sampah belum terangkut dan menimbulkan bau tak sedap. 

"Sudah 2 hari belum ada petugas satu pun yang mengangkut sampah dan kondisinya sekarang ini menghalangi jalan. Kami sudah beberapa kali agar masyarakat yang membuang sampah supaya beralih ke Jalan Nyantong, karena kondisi tempat pembuangan sampah tidak mencukupi lagi dan saat ini telah mengeluarkan bau tak sedap," kata Kundang, 44, warga Cikalang, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Kamis (17/5).

Kundang mengatakan tumpukan telah terjadi sejak kemarin dan belum ada pasukan kuning dari LH yang melakukan mengangkut sampah di setiap titik lokasi.  Kini  sampah rumah tangga tersebut telah memenuhi beberapa titik mulai dari jalan Saptamarga, Pasar tradisioanal, Jalan Tuguraja, dan Ir Juanda, serta lokasi lain.

"Setiap bulan kami telah membayar uang sampah sebesar Rp3.000, namun saat ini kondisi sampah masih belum terangkut. Kami telah menghubungi kantor dinas terkait termasuk datang ke kantor Kelurahan dan Kecamatan tapi kondisi ruangan dalam kondisi terkunci artinya mereka telah libur saat memasuki pertama bulan ramadan," ujarnya.

Sementara, petugas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya Ridwan mengatakan untuk sekarang ini semua petugas kebersihan pertama bulan Ramadan semuanya libur. "Baru besok petugas bertugas kembali," ujarnya. (A-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More