Pengamanan Ketat di Destinasi Pariwisata Bali

Penulis: Arnoldus Dhae Pada: Kamis, 17 Mei 2018, 14:45 WIB Nusantara
Pengamanan Ketat di Destinasi Pariwisata Bali

ANTARA

KAPOLRESTA Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo menegaskan seluruh destinasi wisata yang ada di wilayah hukum Polresta Denpasar akan dikawal secara ketat oleh aparat. 

Pengawalan secara ketat ini menyusul adanya ancaman teroris yang menyasar daerah pariwisata, tempat ibadah, fasilitas publik, kantor polisi, dan anggota polisi yang sedang bertugas. 

Untuk destinasi wisata yang dipertebal keamanannya berada di wilayah Sanur, Kuta, Legian, Seminyak, Jimbaran, Nusa Dua, dan beberapa titik lainnya. 

"Kita sudah mempertebal pengamanan di tempat ibadah, destinasi wisata, fasilitas publik, juga beberapa kantor polisi, dan sebagainya. Hal ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di Bali," ujarnya di Denpasar, Kamis (17/5).

Menurutnya, sampai saat ini secara keseluruhan Bali masih dalam kondisi yang aman dan terkendali. Tidak ada gangguan yang berarti. Namun demikian pihaknya tetap menginstruksikan kepada anggota untuk tetap waspada dan hati-hati. 

"Apabila terjadi penyerangan, saya sudah perintahkan kepada anggota untuk tembak di tempat. Tembak di tempat, keputusan kita serahkan kepada anggota yang ada di lapangan. Jangan menunggu perintah dari pimpinan lagi. Langsung saja tembak di tempat," ujarnya. 

Perintah tembak di tempat ini diberlakukan di seluruh Bali. Bila ada anggota diserang secara tiba-tiba tanpa ada alasan yang jelas maka penembakan di tempat menjadi alternatif terakhir agar anggota selamat di lapangan. 

Bali terus mencermati berbagai kasus yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia akhir-akhir ini. Apalagi ada korban dari anggota polisi karena masih menempuh pendekatan kemanusiaan.

Ia menyebut, untuk destinasi wisata di Bali akan menjadi skala prioritas sebab jangan sampai wilayah Bali tidak aman dengan aksi terorisme. "Kami harus menjaga betul, jangan sampai turis terganggu. Jangan sampai ada wisatawan yang menjadi korban. Ini akan berdampak pada jumlah kunjungan pariwisata di Bali dalam jangka panjang," ujarnya. 

Pemulihan kepercayaan dunia terhadap keamanan dan kenyamanan kunjungan di setiap daerah akan sangat lama, bila destinasi pariwisata diserang terorisme. (A-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More