RT/RW di Tangerang Diminta Terapkan Wajib lapor 1x24 Jam

Penulis: Antara Pada: Kamis, 17 Mei 2018, 10:30 WIB Megapolitan
RT/RW di Tangerang Diminta Terapkan Wajib lapor 1x24 Jam

AFP/DEMY SANJAYA

PEMERINTAH Kota Tangerang meminta para Ketua RT/RW untuk menerapkan kewajiban lapor 1x24 jam bagi tamu, terkait peristiwa penggerebekan terduga teroris di wilayah Kecamatan Pinang, Rabu (16/5).

Kabag Humas Sekretariat Kota Tangerang Felix Mulyawan, Kamis (17/5),  mengajak masyarakat untuk lebih proaktif mengawasi dan mencegah adanya penyebaran paham teroris dengan lebih peduli terhadap lingkungan tempat tinggal mereka.

"Paling tidak membangun kepedulian dengan tetangga kanan-kiri, dan  menerapkan kewajiban lapor 1x24 jam bagi tamu," katanya.

Kepedulian warga, imbuhnya, menjadi elemen penting agar ruang gerak teroris tidak leluasa saat berlindung di sekitar lingkungan masyarakat.

Sementara itu, menindaklanjuti penangkapan orang yang diduga teroris di wilayah Kota Tangerang, Felix menjelaskan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

Bahkan,  tidak menutup kemungkinan Pemkot Tangerang juga akan melakukan operasi yustisia untuk mempersempit gerak teroris.

"Itu mungkin akan kami lakukan karena memang ini kebanyakan pelakunya juga orang yang ngontrak atau pendatang," pungkasnya.

Sebelum ada insiden penangkapan tersebut, Pemkot Tangerang juga telah mengimbau seluruh camat dan lurah di lingkungan Kota Tangerang untuk selalu memantau situasi wilayahnya.

"Camat dan lurah agar bisa lebih sering terjun ke masyarakat, itu sudah kita instruksikan kepada lurah camat," imbuhnya.

Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Tangerang M Yusuf mengimbau masyarakat agar tetap tenang karena pihak keamanan TNI-Polri bersama Pemerintah terus berupaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan di masyarakat. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More