Garuda-Sriwijaya Sinergi Perluas Pasar

Penulis: (E-2) Pada: Kamis, 17 Mei 2018, 04:15 WIB Ekonomi
Garuda-Sriwijaya Sinergi Perluas Pasar

ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

MASKAPAI Garuda Indonesia dan Sriwijaya menandatangani kerja sama codeshare penerbangan domestik. Sinergi itu diyakini akan memenuhi pangsa pasar di Indonesia lebih dari 50%. "Total 51%-52% pangsa pasar dari total pangsa pasar domestik," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N Mansury dalam penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut di Tangerang, seperti dikutip Antara, Rabu (16/5)

Dia mengatakan, dengan adanya codeshare, ketergunaan pesawat bisa maksimal, yakni total jumlah pesawat Garuda 104 pesawat dan Ci-tilink 58 pesawat. "Enggak semua dari 104 pesawat bisa kita tingkatkan, cakupan utilisasi tingkat pengisian pesawat luas," katanya.

Dengan adanya kerja sama tersebut, rute bisa berkembang tidak hanya rute-rute yang dilintasi Garuda, tetapi juga bisa meluas dengan menggunakan rute-rute dari Sriwijaya.

Direktur Komersial Sriwijaya Air Toto Nusatyo menyebutkan saat ini rata-rata tingkat keterisian pesawat 85%. Dengan kerja sama tersebut diharapkan bisa mengisi kekosongan 15%-nya.

"Dengan kerja sama ini kita pasti dapat pasar baru. Tahun lalu penumpang kita 12,7 juta, sedangkan Garuda dan Citilink 36 juta," ujarnya.

Dia menambahkan codeshare rute luar negeri juga akan dilakukan tahun ini, tapi terlebih dahulu dilakukan penerbangan domestik yang efektif dua atau tiga tahun ke depan.

Kerja sama codeshare/SPA di rute-rute yang hanya diterbangi salah satu maskapai (Garuda Indonesia sebagai maskapai yang mengoperasikan atau Sriwijaya sebagai maskapai yang mengoperasikan) ialah rute Yogyakarta-Palembang (dioperasikan Sriwijaya dan dipasarkan Garuda Indonesia atau sebaliknya) .

Sementara itu, kerja sama codeshare dengan mengombinasikan penerbangan yang dimiliki kedua maskapai, contohnya rute Semarang (dioperasikan Garuda), Semarang-Sampit (dioperasikan Sriwijaya), Rute Jakarta-Alor via Kupang: Jakarta-Kupang (dioperasikan Garuda), Kupang-Alor (dioperasikan Sriwijaya).

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More