Payung Hukum Perizinan Tunggal Terbit Pekan Ini

Penulis: Rudy Polycarpus Pada: Rabu, 16 Mei 2018, 21:50 WIB Ekonomi
Payung Hukum Perizinan Tunggal Terbit Pekan Ini

ANTARA

MENTERI Koordinator Perekonomian Darmin Nasution memastikan peluncuran sistem perizinan tunggal terintegrasi dalam jaringan (online single submission/OSS) akan diluncurkan sebelum 20 Mei.

Darmin mengatakan landasan hukum berupa peraturan pemerintah tengah dimatangkan. "Presiden dan wakil presiden serta semua peserta sidang pleno yakin bahwa single submission sudah siap dan ada tiga blok yang dikerjakan," tuturnya, seusai mengikuti sidang kabinet paripurna di Istana Negara,Jakarta, Rabu (16/5).

Ia mengatakan pembentukan satuan tugas di daerah yang telah mencapai 80 persen di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Bagi daerah yang belum membentuk satgas, kata Darmin akan dikenakan sanksi seperti disinsentif. Sanksi tersebut masih dirumuskan Kementerian Dalam Negeri.

Selain itu, pemerintah memastikan adanya reformasi di tingkat kementerian/lembaga. Darmin menjelaskan pentingnya reformasi birokrasi, karena semua perizinan berinduk di kementerian/lembaga

"Reformasi pada dasarnya adalah dengan kementerian dan lembaga, karena semua perizinan ini induknya di kementerian dan lembaga. Misalnya, industri meski ada izin di daerah, perizinan dari industri diatur pelaksanannya di menteri perindustrian," jelasnya.

Terpisah, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan penerbitan PP perizinan tunggal segara rampung. "Dalam waktu segera, tadi sudah rapat terakhir," tandasnya. (A-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More