Wakapolri Terima Pesan dari Auzar sebelum Serangan Teroris

Penulis: Rudi Kurniawansyah Pada: Rabu, 16 Mei 2018, 19:10 WIB Nusantara
Wakapolri Terima Pesan dari Auzar sebelum Serangan Teroris

MI/ROMMY PUJIANTO

WAKIL Kapolri Komjen Syafruddin membenarkan sempat menerima pesan Whatsapp dari Inspektur Satu (Iptu) Luar Biasa Anumerta Auzar, 56, sebelum aksi serangan teroris ke Mapolda Riau.

"WA Auzar ke saya pukul 7.15," kata Syafruddin dalam pesan tertulisnya, Rabu (16/5).

Pesan melalui aplikasi Whatsapp dari almarhum itu tersebar pada pukul 07.15 WIB.

Isi pesan Auzar adalah, "Ya Allah, di penghujung bulan Sya'ban ini ku kirimkan Do'a utk saudara-2 ku, sahabat-2 ku & orang-2 yg kuhormati serta orang-2 yg kucinta. Beri mereka kesehatan, tawadhu' dalam Iman, dan islam, keluarga yg bahagia, rizki yg barokah, serta terimalah amal ibadahnya dan pertemukanlah mereka dengan Ramadhan yg segera datang ini. Kami sekeluarga mengucapkan: MARHABAN YA RAMADHAN, MOHON MAAF LAHIR & BATHIN. H. Auzar & Kel"

"Salama 25 tahun persaudaraan saya dengan almarhum Auzar, mulai dari sopir, urus anak-anak, dari kecil sampai dewasa sampai berumah tangga, dan sampai sekarang almarhum bolak balik Jakarta-Pekanbaru untuk urus ibu dan anak-anak saya," kata Syafruddin.

Almarhum Ipda Haji Auzar mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa satu tingkat setelah menjadi korban tabrakan mobil Avanza putih BM 1192 RQ yang dipakai teroris dalam insiden serangan di Mapolda Riau sekitar pukul 09.00 WIB, Rabu (16/5). (A-1)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More