Round up AustraliaKeyakinan Tinggi Negeri Kanguru

Penulis: Satria Sakti Utama Pada: Kamis, 17 Mei 2018, 00:00 WIB Sepak Bola
Round up AustraliaKeyakinan Tinggi Negeri Kanguru

AFP PHOTO / SAEED KHAN

PELATIH tim nasional (timnas) Australia Bert van Marwijk hanya memiliki waktu kurang dari lima bulan untuk mematangkan timnya jelang Piala Dunia 2018 pertengahan tahun ini. Pelatih asal Belanda itu ditunjuk Federasi Sepak Bola Australia (FFA) pada akhir Januari lalu menggantikan pelatih sebelumnya, Ange Postecoglu yang memilih mundur dua pekan setelah memastikan tiket ke Rusia.

Pergantian pelatih di waktu yang terbatas tentu memberikan banyak risiko. Skuat Socceroos, julukan Australia, dituntut untuk beradaptasi dengan cepat gaya yang ditularkan pelatih baru. Terlebih Van Marwijk memberikan sinyal tidak akan meneruskan cara bermain yang telah ditularkan pelatih sebelumnya.

"Saya punya rasa hormat kepada mantan pelatih, tapi saya akan melakukan dengan cara saya sendiri," kata mantan pelatih timnas Arab Saudi tersebut. Kendati demikian, optimisme merasuki Robbie Kruse dan kawan-kawan. Pasalnya, dalam laga uji coba internasional melawan Kolombia 28 Maret lalu, Australia mampu menahan imbang 0-0, sedangkan debut Van Marwijk diwarnai hasil negatif dengan kekalahan 1-4 dari Norwegia empat hari sebelumnya di Stadion Ullevaal, Oslo, Norwegia.

"Sebagai pemain, kami harus beradaptasi dan belajar dengan cepat. Dan Anda bisa melihat seberapa jauh kami datang dalam beberapa hari saat pertandingan melawan Norwegia dan Kolombia. Itu menunjukkan kami mampu bersaing di bawah pelatih baru," kata bek kanan timnas Australia, Bailey Wright.

Pada putaran final Piala Dunia 2018, Australia tergabung di Grup C dengan kans lolos babak selanjutnya relatif besar. Australia akan memperebutkan satu tiket ke babak sistem gugur melawan dua kompetitor lain yang punya kekuatan seimbang, yakni Peru dan Denmark.
Satu tiket diprediksi akan menjadi milik Prancis. Klub asuhan Didier Deschamps ini dinilai memiliki kualitas satu level lebih baik dari para musuhnya di grup yang sama.

Australia berpeluang mencuri momentum jika mampu mengambil poin pada pertandingan pembukan kontra Prancis. Apabila skenario tersebut terjadi, langkah ‘Negeri Kanguru’ akan lebih mudah menatap dua pertandingan selanjutnya.

Pemain muda
Bert van Marwijk mempertimbangkan beberapa pemain muda untuk memberi warna baru bagi timnya. Dalam skuat bayangan yang diumumkan pada awal Mei ini, nama pemain-pemain belia cukup menarik perhatian. Salah satu di antaranya ialah gelandang serang yang masih berusia 19 tahun, Daniel Arzani.

Pemain berdarah Iran ini mencuri perhatian dengan aksi yang cukup mengagumkan di putaran kedua kompetisi A-League, kompetisi sepak bola Australia, bersama Melbourne City. "Dia merupakan pemain muda dan harus belajar banyak. Tapi yang bisa saya amati, dia merupakan pemain yang membuat perbedaan dan saya suka itu," jelas Van Marwijk.

Tidak menutup kemungkinan, Arzani akan mencicipi pertandingan perdananya bersama timnas Australia senior saat uji cona kontra Republik Ceko atau Hongaria pada Juni mendatang. Hal ini akan membuat Arzani menutup pintu untuk memperkuat tanah kelahirannya.
"Saya berharap banyak untuk memperkuat timnas ini dan berharap saya bisa masuk seleksi 26 pemain selanjutnya. Akan sangat luar biasa bermain untuk negara Anda untuk kali pertama," tutur Arzani. (FIFA/socceroos.com/R-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More