Espargaro dan Redding Ogah Punya Tim Satelit

Penulis: Budi Ernanto Pada: Rabu, 16 Mei 2018, 15:07 WIB Olahraga
Espargaro dan Redding Ogah Punya Tim Satelit

AFP/Getty Images

PEMBALAP Aprilia Aleix Espargaro dan Scott Redding menegaskan bahwa mereka berdua lebih ingin timnya tidak memiliki tim satelit pada musim mendatang. Saat ini, Aprilia bersama Suzuki adalah tim yang tidak punya pendamping di ajang MotoGP dan hanya Ducati, Honda, dan Yamaha yang punya.

Menurut Espargaro jika Aprilia memutuskan untuk memiliki tim satelit, dikhawatirkan bakal terlalu banyak hal yang harus dikerjakan. “Kami punya sumber daya dan jika bekerja ke arah yang sama, itu akan lebih mudah,” kata pembalap asal Spanyol itu.

Espargaro menambahkan bahwa timnya sekarang benar-benar sedang berkembang dengan baik. Bahkan tunggangannya diklaim sudah bisa mendekati kualitas motor-motor buatan Jepang.

“Aprilia berkembang dengan baik. Kami bisa bersaing dan lebih kompetitif dibandingkan KTM. Sudah jelas bahwa Aprilia sangat siap walau masih ada yang perlu dilakukan dengan motor kami untuk bisa lebih baik,” pungkas Espargaro.

Sementara Redding, juga mengatakan bahwa dirinya dan Espargaro punya pengalaman dengan motor-motor Ducati, Suzuki, dan Honda. Sehingga itu bisa jadi modal untuk bisa membawa Aprilia lebih maju.

“Saya kira, sekarang bukan saat yang tepat untuk memiliki tim satelit. Lebih baik Aprilia fokus dengan yang dikerjakan sekarang. Aprilia sudah memiliki dua pembalap yang paham dengan berbagai macam mesin,” kata Redding. (Motorsport/OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More