Berjuluk Messi, Bernaluri Zlatan

Penulis: FIFA/espn/Sat/R-1 Pada: Selasa, 15 Mei 2018, 06:15 WIB Sepak Bola
Berjuluk Messi, Bernaluri Zlatan

AFP

SARDAR Azmoun diidentikkan dengan bintang Barcelona, Lionel Messi. Alasannya, penyerang 23 tahun itu dipenuhi intrik dalam setiap aksinya.

Namun, nalurinya dalam duel-duel bola udara layaknya Zlatan Ibrahimovic. Kontrol bola, naluri gol, dan pergerakan tanpa bola juga menjadi keunggulannya.

"Dia punya banyak nama panggilan setelah bersinar untuk Iran. Menariknya, dia memilih untuk disandingkan dengan Zlatan karena gaya bermainnya di lapangan," kata jurnalis Iran, Alireza Ashraf.

Azmoun kini memperkuat klub Rusia, Rubin Kazan, dengan hanya mencatatkan empat gol. Namun, rasio golnya di timnas Iran sangatlah impresif, bahkan yang terbaik sejauh ini. Azmoun mencetak 23 gol dari 31 penampilan bersama Team Melli, julukan Iran.

Azmoun menjadi buruan banyak tim besar Eropa. Salah satunya ialah Liverpool. Namun, usaha 'si Merah' pada musim dingin 2017 gagal terwujud karena tidak ada garansi tempat utama bagi pesepak bola kelahiran Gonbad-e Kavus, Iran, itu.

"Saya tidak merasa ini waktu yang tepat untuk pindah. Saya akan berakhir hanya bermain di beberapa pertandingan dan menghabiskan waktu di kursi pemain pengganti Liverpool. Saya yakin saya akan bermain di klub besar Eropa di waktu dekat," tutur Azmoun.

Azmoun memulai perjalanan kariernya di sepak bola pada usia sembilan tahun, tapi niatnya sempat pupus. Meski dipanggil timnas Iran U-12, ia memutuskan beralih ke bola voli. Walaupun demikian, pilihannya hanya berjalan sejenak sebelum kembali menekuni dunia sepak bola.

Karier Azmoun mulai cerah ketika ia mengikuti Piala Persemakmuran Rusia 2012. Di ajang tersebut, Rubin Kazan kepincut akan talenta Azmoun dan resmi mendaratkannya pada 2013. Namun, dua tahun di Rubin Kazan, Azmoun kesulitan beradaptasi. Ia lantas dipinjamkan ke Rostov.

Bersama Rostov, penampilan Azmoun mulai menanjak. Eks pemain Sepahan itu mencetak 12 gol di musim pertamanya dengan Rostov dan dipermanenkan. Musim ini ia kembali ke klub lamanya, Rubin Kazan.

Publik 'Negeri para Mullah', julukan Iran, tentu menaruh harapan besar kepada Azmoun pada Piala Dunia 2018. Duetnya dengan Alireza Jahanbakhsh akan menjadi senjata utama di lini serang Iran.

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More