Hunian Mahasiswa Mulai Bergeser ke Apartemen

Penulis: Gnr/S-1 Pada: Senin, 14 Mei 2018, 23:30 WIB Ekonomi
Hunian Mahasiswa Mulai Bergeser ke Apartemen

ANTARA FOTO/Audy Alwi

TERUS bertumbuhnya perguruan tinggi membuat kebutuhan hunian bagi mahasiswa, khususnya yang berada jauh dari rumah, semakin penting. Jika sebelumnya mahasiswa indekos atau mengontrak rumah, belakangan sebagian dari mereka beralih ke apartemen sebagai hunian selama masa perkuliahan.

Pengamat properti, David Cornelis, mengatakan tren tersebut selain didorong kebutuhan hunian yang tinggi bagi mahasiswa, apartemen biasanya menawarkan kenyamanan dan keamanan. Bagi orangtua, hunian apartemen memberikan ketenangan karena lebih mudah memantau anak mereka.

"Mahasiswa zaman dulu identik dengan kos, rumah sewa, dan asrama yang dekat atau dalam lingkungan kampus. Tren hunian mahasiswa generasi milenial zaman sekarang sudah tidak lagi ngekos, melainkan bergeser ke apartemen. Kehadiran apartemen di lingkungan perguruan tinggi semakin mewabah," katanya di Jakarta, Senin (7/5).

Selain menawarkan kenyamanan dan keamanan, apartemen di sekitar kampus bisa menjadi instrumen investasi yang menarik bagi pemiliknya. Setelah digunakan, unit apartemen dapat disewakan dengan harga yang sudah pasti meningkat. Kenaikan harganya bisa mencapai 12% per tahun.

Karena melihat pergeseran tersebut, PT Adhi Persada Properti pun ikut membidik pasar mahasiswa tersebut. Saat ini anak usaha BUMN PT Adhi Karya tersebut sedang membangun apartemen yang menyasar kalangan mahasiswa di Depok, Jatinangor, Surabaya, Malang, dan Yogyakarta.

Tercatat saat ini APP memiliki 800 unit apartemen di Taman Melati Margonda, 939 unit di Grand Taman Melati Margonda 2, 758 unit di Taman Mslati Jatinangor, 1.150 unit di Taman Melati MERR Surabaya, dan 899 unit di Taman Melati Sinduadi, Yogyakarta. Sementara itu, yang saat ini dalam proses pembangunan sebanyak 728 unit di Taman Melati Dinoyo Malang.

"Tinggal di apartemen bagi orangtua selain mendapatkan ketenangan, juga bagian dari investasi. Dengan biaya cicilan setara dengan harga sewa rumah kos, orangtua akan diuntungkan karena anaknya mendapatkan fasilitas terbaik. Setelah lulus, apartemen yang digunakan anaknya bisa disewakan atau dijual," kata Happy Murdianto, Vice President of Sales APP.

Apartemen mahasiswa memberikan kontribusi yang signifikan bagi kinerja bisnis APP karena menyumbang 35%-40% dari pendapatan APP.

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More