Ledakan di Rusunawa Sidoarjo, 6 Orang Jadi Korban

Penulis: Anata Pada: Minggu, 13 Mei 2018, 23:03 WIB Nusantara
Ledakan di Rusunawa Sidoarjo, 6 Orang Jadi Korban

Karopenmas Mabes Polri Brigjen M. Iqbal --ANTARA

LEDAKAN yang terjadi di Rusunawa Wonocolo, dekat Mapolsek Taman, dekat Bundaran Waru, Sidoarjo, Jawa Timur menewaskan enam orang, di antaraanya anak-anak.

"Keluarga pelaku yang tadi itu tapi kita belum tahu. Kita belum tahu pastinya. Jadi kamar tersebut, unit tersebut ditinggali oleh terduga pelaku teroris,"  kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal melalui pesan singkat kepada Media Indonesia, Minggu (19/5) malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Metro TV di lokasi, ada enam korban dalam ledakan yang terjadi sekitar pukul 21.15 itu. Enam korban itu diduga sekaligus pelaku, di antaranya anak-anak. Hingga kini belum dapat dipastikan berapa jumlah korban tewas.

Berdasarkan keterangan salah seorang tetangga dari penghuni Blok B Lantai 5 rusun tersebut, unit yang meledak itu ditinggali sebuah keluarga dengan empat anak.

Selain itu, ditemukan rakitan bom itu terdiri dari benda berbentuk pipa, gulungan kabel dan dudukan baterai. (OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More